Pemko Batam Bahas IUPTL dan NITKU, Optimalkan Pajak Daerah Sektor Kelistrikan

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar rapat stakeholder terkait proses penerbitan Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUPTLU/IUPTLS) serta sosialisasi Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha (NITKU), Rabu (13/5/2026)

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar rapat stakeholder terkait proses penerbitan Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUPTLU/IUPTLS) serta sosialisasi Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha (NITKU), Rabu (13/5/2026)

Views: 654

BATAM – Pemerintah Kota Batam melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar rapat stakeholder terkait proses penerbitan Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUPTLU/IUPTLS) serta sosialisasi Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha (NITKU), Rabu (13/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Nagoya Hill Batam itu membahas dampak implementasi NITKU terhadap realisasi penerimaan pajak daerah Kota Batam tahun 2026.


Hadir sebagai narasumber yakni Kepala Sub Bidang Verifikasi Perizinan Berusaha dan Persyaratan Dasar BP Batam Juwita Irnayani, Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Provinsi Kepri Robinson Ketaren, ST, Penyuluh Ahli Madya Kanwil DJP Kepri Dedik Herry Susetyo, serta Pengolah Data dan Informasi Pajak Daerah I Bapenda Batam Mohammad Saleh.

Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah mengatakan, kegiatan tersebut penting untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antarinstansi, pelaku usaha, serta stakeholder terkait dalam mendukung tata kelola sektor ketenagalistrikan dan optimalisasi pendapatan daerah.


“Batam merupakan daerah industri dan investasi yang terus berkembang. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya kebutuhan energi listrik sebagai penunjang aktivitas usaha dan masyarakat,” ujar Firmansyah.

Menurutnya, sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) tenaga listrik menjadi salah satu sumber penerimaan strategis daerah.
Ia menyebutkan, pada tahun 2026 target penerimaan PBJT tenaga listrik Kota Batam mencapai Rp437,423 miliar dan menjadi penyumbang terbesar kedua dalam kelompok penerimaan daerah.

“Ini menunjukkan sektor ketenagalistrikan memiliki kontribusi penting dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Firmansyah juga menilai pelayanan listrik di Kota Batam sejauh ini cukup stabil dan mampu mendukung aktivitas dunia usaha maupun masyarakat.

Karena itu, penerbitan IUPTLU/IUPTLS serta implementasi NITKU dinilai penting untuk mendukung tertib administrasi, sinkronisasi data antarinstansi, dan penguatan pengawasan perpajakan daerah.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Batam Raja Azmansyah mengatakan pajak kelistrikan menjadi salah satu penyumbang penting pendapatan daerah di Batam.

Selain PLN Batam, kata dia, terdapat sejumlah perusahaan yang mengantongi izin usaha ketenagalistrikan di kawasan industri seperti Panbil, Tunas, DGP, dan lainnya.

Ia menjelaskan, pencantuman NITKU dalam sistem Coretax menjadi hal penting karena berkaitan dengan pencatatan kontribusi pajak daerah.

“Apabila NITKU tidak dicantumkan dalam sistem Coretax, maka aktivitas usaha dianggap terpusat di kantor pusat perusahaan. Akibatnya, penerimaan pajak dan bagi hasilnya tidak tercatat sebagai kontribusi daerah Batam,” jelas Raja Azmansyah.

Menurutnya, pencantuman NITKU dengan domisili kegiatan usaha di Batam menjadi langkah strategis untuk memastikan aktivitas usaha yang berlangsung di Batam memberikan kontribusi terhadap penerimaan daerah.

Kegiatan tersebut diikuti para wajib pajak sektor kelistrikan, termasuk perusahaan-perusahaan besar yang memiliki aktivitas usaha di Batam namun berkantor pusat di luar daerah.

Di akhir acara, para narasumber menerima piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan partisipasi dalam kegiatan tersebut.(Bd)

Berita Terkait

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS
Tekanan Fiskal Menguat, Iwan Taruna Dorong APBD 2027 Inhil Lebih Selektif dan Berpihak
Amsakar: Budaya Melayu Perkuat Identitas dan Pariwisata Batam
Amsakar Ikut Jalan dan Senam Bersama Ribuan Warga Batu Ampar, Tekankan Pentingnya Kekompakan
Amsakar ke KAHMI: Mari Bergerak Bersama Membangun Batam
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen
Batam Innovation Award 2026, Amsakar: Inovasi Harus Berdampak untuk Masyarakat
Pemko Batam dan DPD RI Bahas Penguatan Tata Kelola BUMD

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:18 WIB

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Selasa, 15 September 2026 - 15:48 WIB

Tekanan Fiskal Menguat, Iwan Taruna Dorong APBD 2027 Inhil Lebih Selektif dan Berpihak

Senin, 14 September 2026 - 12:59 WIB

Amsakar: Budaya Melayu Perkuat Identitas dan Pariwisata Batam

Senin, 14 September 2026 - 12:51 WIB

Amsakar Ikut Jalan dan Senam Bersama Ribuan Warga Batu Ampar, Tekankan Pentingnya Kekompakan

Minggu, 13 September 2026 - 18:52 WIB

Amsakar ke KAHMI: Mari Bergerak Bersama Membangun Batam

Berita Terbaru

error: Content is protected !!