Kronologi Driver Ojol di Bandung Ajak Anak Kelas 5 SD ke Kosannya, Berdalih Biar Gampang saat Mencarinya

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung,lancangkuningnews.com – Beredar di media sosial kasus driver ojek online (ojol) tidak amanah yang seharusnya mengantar ke rumah, justru dibawa ke kos-kosannya.

‎Mirisnya, penumpang driver ojol tersebut masih anak-anak, yakni seorang siswi kelas 5 SD di daerah Antapani, Bandung, Jawa Barat.

‎“Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya.

Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari keterangan unggahan Threads @egiw_giew pada Selasa, 21 April 2026.

‎Terpisah, menurut pengakuan kakak korban, saat ini adiknya mengalami trauma dan menjalani proses visum untuk keperluan tindakan selanjutnya.

‎Berniat Diajak ke Kos Selama Satu Jam

‎Kakak korban mengatakan bahwa pada hari tersebut, dirinya dan kedua orang tua mereka tidak bisa menjemput adiknya ke sekolah, sehingga dipesankan ojol oleh sang ibu.

‎“Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban dengan akun Instagram @roselei_rr.x.

‎Saat masih di atas motor, rupanya kaki adiknya beberapa kali dipegang oleh ojol tersebut, beralasan karena duduknya terlalu ke belakang.

‎“Awal tujuan tuh kan dari sekolah ke rumah, nah rumahnya tuh di daerah Hantap deket flyover Antapani, tapi sama si ojolnya malah diajakin ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari,” terangnya.

‎“Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” lanjutnya.

‎Adiknya Menangis, Langsung Diantar ke Rumah

‎Lebih lanjut, karena adiknya sudah ketakutan, ia langsung menangis dan berteriak, tapi daerah di sekitar kos cukup sepi.

‎“Karena panik si ojolnya, jadi lanjut dibawa pulang ke rumah,” imbuhnya.

‎Dalam keterangan lain yang berasal dari tangkapan layar chat WhatsApp yang beredar, saat itu korban belum sempat dibawa masuk ke dalam kos.

‎Driver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya mengajak ke kosan dengan dalih biar lebih mudah jika ingin mencarinya.

‎“Bilangnya cuma mau ngasih tau kosannya, siapa tau nyari karena udah ngerasa deket sama adik aku. Bener-bener nggak masuk akal yang diomongin dia,” tuturnya.

‎Terungkap Beberapa Kali Bersikap Tidak Sopan

‎Sampai di rumah, adiknya kemudian mengadu pada ibunya bahwa driver ojol sudah sering memegang kakinya.

‎“Pas udah nyampe rumah, adik aku bilang ke ibu katanya, ‘Si ojolnya mesum pegang-pegang aku.’ Nah, ternyata setiap dapet ojol yang itu, adik aku emang suka dipegang-pegang kakinya,” jelas kakak korban.

“Tapi, karena adik aku takut buat ngomong, jadi nggak diomongin ke ibu. Puncaknya tadi sampai dibawa ke kosannya karena mungkin pikiran si ojol tuh anaknya diem terus dia gituin tiap pegang-pegang kaki,” sambungnya.

‎Diamankan Polisi dan Grab Nonaktifkan Driver Ojol

‎Driver ojol yang diketahui bernama Joko itu kini telah diamankan oleh pihak Polsek Antapani pada Selasa malam, 21 April 2026.

‎Tanpa perlawanan, Joko menurut saat dibawa oleh Polisi.

‎Sementara itu, pihak Grab menegaskan tengah mendalami laporan tersebut secara serius.

‎“Sebagai langkah awal, kami telah menonaktifkan mitra pengemudi terkait dan akan terus berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk memastikan kebutuhan pelapor dapat terpenuhi,” ujar pihak Grab.

‎Kejadian ini lantas ramai-ramai membuat para orang tua menjadi lebih waspada ketika harus menggunakan ojek online untuk mengantar dan menjemput anak-anak mereka. (Bill)

Berita Terkait

Puluhan Atlet Ramaikan Spider Challenge Jujitsu Kepri, Jadi Ajang Seleksi Menuju Porprov 2026
Anambas Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran Dana Desa se-Kepri.
Putri Anambas Resmi Sandang Gelar Dokter, Bupati Aneng: Investasi Terbaik Adalah SDM
Jelang Porprov Kepri, KONI Anambas Cek Kesiapan Venue Olahraga.
FPK Karimun Gelar Penyerahan Sembako, Perkuat Pembauran Antar-Suku
Bupati Karimun Buka Turnamen Sepak Bola IPB Cup IX di Pulau Buru, Dorong Lahirnya Talenta Baru dan Sport Tourism
Dengar Aspirasi Warga Binaan, Karutan Batam Tingkatkan Kualitas Pelayanan
APPEKNAS Siap Gelar MUNAS IV, Usung Transformasi Kontraktor Nasional Menuju Industri Konstruksi Modern

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Puluhan Atlet Ramaikan Spider Challenge Jujitsu Kepri, Jadi Ajang Seleksi Menuju Porprov 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:21 WIB

Anambas Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran Dana Desa se-Kepri.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Putri Anambas Resmi Sandang Gelar Dokter, Bupati Aneng: Investasi Terbaik Adalah SDM

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:11 WIB

Jelang Porprov Kepri, KONI Anambas Cek Kesiapan Venue Olahraga.

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:32 WIB

FPK Karimun Gelar Penyerahan Sembako, Perkuat Pembauran Antar-Suku

Berita Terbaru

error: Content is protected !!