Wakil Komisi I DPRD Anambas Tinjau Korban Dugaan Keracunan MBG di RSUD Palmatak

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anambas, Lancangkuningnews.com – Wakil Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Hino Faisal, melakukan kunjungan ke RSUD Palmatak untuk melihat langsung kondisi para pasien yang dirawat akibat dugaan keracunan usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (16/4/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian DPRD terhadap masyarakat, khususnya para siswa yang menjadi korban dalam insiden yang menghebohkan warga Anambas.

Dalam kesempatan itu, Hino berdialog dengan tenaga medis, pihak rumah sakit, serta keluarga pasien guna mengetahui perkembangan kondisi korban yang masih menjalani perawatan.

Saat dihubungi melalui sambungan telepon WhatsApp, Jumat (17/4/2026), Hino menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut dan meminta seluruh korban mendapatkan penanganan medis secara maksimal hingga benar-benar pulih.

Kami datang untuk memastikan para korban mendapatkan pelayanan terbaik. Selain itu, kejadian ini harus menjadi perhatian serius semua pihak agar ada evaluasi total terhadap sistem penyediaan makanan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tenaga medis RSUD Palmatak, petugas kesehatan, serta semua pihak yang terlibat dalam penanganan korban. Menurutnya, respons cepat dan kerja keras para petugas sangat membantu proses pemulihan pasien.

Saya mengapresiasi dokter, perawat, tenaga kesehatan, pihak rumah sakit, serta semua unsur yang bergerak cepat menangani korban. Dedikasi mereka patut diapresiasi karena telah bekerja maksimal di tengah situasi darurat,” katanya.

Menurut Hino, program MBG sejatinya memiliki tujuan baik untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak sekolah. Namun, jika dalam pelaksanaannya justru menimbulkan persoalan kesehatan, maka perlu dilakukan pengawasan ketat mulai dari proses pengolahan, distribusi, hingga penyajian makanan.

Ia juga meminta dinas terkait segera melakukan investigasi guna mengetahui penyebab pasti dugaan keracunan tersebut. Hasil pemeriksaan, kata dia, harus disampaikan secara terbuka kepada publik agar tidak menimbulkan keresahan.

Sementara itu, pihak rumah sakit terus melakukan penanganan terhadap pasien yang mengalami gejala mual, muntah, dan sakit perut setelah mengonsumsi makanan MBG. Kondisi sebagian pasien dilaporkan mulai membaik, meski masih dalam pengawasan tim medis.

Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas, mengingat program MBG merupakan salah satu program yang menyasar para pelajar di daerah tersebut. (Fn)

Berita Terkait

Puluhan Atlet Ramaikan Spider Challenge Jujitsu Kepri, Jadi Ajang Seleksi Menuju Porprov 2026
Bangkitkan Semangat Cinta Tanah Air, Polres Kepulauan Anambas Salurkan Bendera Merah Putih dan Bansos
Kecamatan Siantan Siap Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Kebersamaan dan Nasionalisme
Kejar Target 100 Persen, Pemkab Anambas dan BPS Matangkan Strategi Sensus Ekonomi 2026
Peduli Lingkungan, Polsek Jemaja dan Masyarakat Kompak Bersihkan Pantai Teluk Kumbik
Wujudkan Pemasyarakatan Humanis, Rutan Batam Pindahkan 49 Warga Binaan
Anambas Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran Dana Desa se-Kepri.
Putri Anambas Resmi Sandang Gelar Dokter, Bupati Aneng: Investasi Terbaik Adalah SDM

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Puluhan Atlet Ramaikan Spider Challenge Jujitsu Kepri, Jadi Ajang Seleksi Menuju Porprov 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Bangkitkan Semangat Cinta Tanah Air, Polres Kepulauan Anambas Salurkan Bendera Merah Putih dan Bansos

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Kecamatan Siantan Siap Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Kebersamaan dan Nasionalisme

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:47 WIB

Kejar Target 100 Persen, Pemkab Anambas dan BPS Matangkan Strategi Sensus Ekonomi 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:33 WIB

Peduli Lingkungan, Polsek Jemaja dan Masyarakat Kompak Bersihkan Pantai Teluk Kumbik

Berita Terbaru

error: Content is protected !!