Dapur MBG di Pekan Arba Disorot Warga, Diduga Tak Kantongi Izin Lingkungan

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 651

Tembilahan – Keberadaan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah naungan Yayasan Taman Ilmu Rahmatan menuai sorotan warga diduga tidak mengantongi izin lingkungan dari RT/RW setempat. yang beroperasi di Jalan Pekan Arba, Kelurahan Pekan Arba, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). (15/1/2026)

Selain persoalan izin lingkungan, legalitas yayasan yang menaungi dapur MBG tersebut juga dipertanyakan. Hasil investigasi di lapangan menemukan sejumlah kejanggalan, salah satunya tidak adanya sosialisasi kepada warga sekitar sejak awal pendirian dapur.

Seorang warga setempat berinisial R mengaku tidak mengetahui kapan dapur MBG mulai beroperasi.

Kami tidak tahu kapan berdirinya dapur MBG ini. Penyaluran makanan memang sering kami lihat. Tapi soal limbah dibuang ke mana, coba saja lihat ke belakang kantor, limbahnya ada, dan sampah juga sebagian menumpuk di depan. Tanyakan saja ke RT,” ujarnya.

Awak media kami kemudian mendatangi kantor MBG yang menggunakan nama Yayasan Taman Ilmu Rahmatan. Namun saat dikunjungi, kantor tersebut dalam keadaan tertutup. Beberapa karyawan dapur masih terlihat beraktivitas.

Salah seorang karyawan yang ditemui mengaku tidak mengetahui siapa pengelola dapur MBG tersebut.

Kalau ditanya pengelola, kami tidak tahu. Orang-orang penting di dapur MBG ini sudah pulang semua. Saya tidak ada nomor telepon mereka,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan jumlah pekerja di dapur tersebut sekitar 27 orang, dan mereka hanya menjalankan tugas sebagai pekerja.

Kami hanya pekerja di sini. Soal izin lingkungan, limbah, atau urusan lainnya, kami tidak tahu, Pak,” tambahnya.

Untuk memperjelas persoalan, media ini mengonfirmasi Ketua RT/RW 01/06 Kelurahan Pekan Arba, Anto. Ia menegaskan bahwa sejak awal berdiri, pihak dapur MBG tidak pernah melakukan koordinasi maupun mengajukan izin kepada RT/RW setempat.

Sejak awal pendirian dan operasional, pihak dapur MBG tidak pernah koordinasi dengan kami. Tidak pernah minta izin, bahkan sekadar permisi pun tidak ada. Jadi RT/RW tidak pernah mengeluarkan izin setempat,” tegas Anto.

Anto juga mengaku hingga kini tidak mengetahui siapa pengurus maupun penanggung jawab dapur MBG tersebut.

Siapa saja pengurus MBG saya pun tidak tahu. Warga juga banyak yang bertanya-tanya tentang keberadaan dapur ini,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun pengurus Yayasan Taman Ilmu Rahmatan belum dapat dikonfirmasi secara resmi terkait dugaan tidak adanya izin lingkungan, kejelasan legalitas yayasan, serta pengelolaan limbah operasional dapur.

Media ini tetap membuka ruang hak jawab bagi pihak terkait sesuai dengan prinsip keberimbangan dan kode etik jurnalistik. (Thonk)

 

Berita Terkait

DKUPP Inhil Buka Posko Pengaduan Mafia Lapak dengan QR Code
Golkar Inhil Matangkan Persiapan Musda 2026
Ketua DPRD Inhil Dorong Sinergi Forkopimda Hadapi Persoalan Daerah
Tekan Kebocoran Retribusi, DPRD Inhil Apresiasi Ketegasan DKUPP
Ketua DPRD Inhil Hadiri Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun di Tengah Kekeringan
Ketua DPRD Inhil Perkuat Sinergi Pencegahan Karhutla Bersama Tim Penyuluh Mabes TNI
DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna Ke-11, Bahas Tiga Ranperda Strategis
Ibu di Inhil Bernapas Lega: MBG, Cinta yang Disajikan Hangat Setiap Hari

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:19 WIB

Golkar Inhil Matangkan Persiapan Musda 2026

Selasa, 15 September 2026 - 11:52 WIB

Ketua DPRD Inhil Dorong Sinergi Forkopimda Hadapi Persoalan Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 22:12 WIB

Tekan Kebocoran Retribusi, DPRD Inhil Apresiasi Ketegasan DKUPP

Selasa, 1 September 2026 - 13:33 WIB

Ketua DPRD Inhil Hadiri Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun di Tengah Kekeringan

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Ketua DPRD Inhil Perkuat Sinergi Pencegahan Karhutla Bersama Tim Penyuluh Mabes TNI

Berita Terbaru

error: Content is protected !!