Anambas, Lancangkuningnews.com – Suasana di Simpang Masjid Agung Baitul Makmur Tarempa tampak berbeda pada Senin (20/10/2025) pagi. Sejumlah pengendara motor terlihat tersenyum saat menerima helm gratis langsung dari Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, S.I.K., M.H.
Dalam kegiatan bertajuk “Satu Helm Bisa Selamatkan Satu Nyawa”, Kapolres tidak hanya membagikan helm, tetapi juga menyapa warga dan mengingatkan pentingnya keselamatan di jalan raya.
“Helm ini bukan sekadar pelengkap, tapi pelindung nyawa. Kami ingin masyarakat sadar bahwa keselamatan itu berharga,” ujarnya.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Polres Kepulauan Anambas ini didukung oleh berbagai instansi pemerintah dan lembaga terkait. Turut hadir Sekda Kabupaten Kepulauan Anambas Sahtiar, S.H., M.M., Kadishub Abdul Kadir, Kaban Kesbangpol Herry Fahrizal, Ketua LAM H. Ardan, A.Ma., Kepala Jasa Raharja Miko, serta jajaran Satlantas Polres Anambas yang dipimpin oleh Iptu Zulfikar Andri.
Sebelum pembagian helm dimulai, Kasat Lantas memberikan edukasi singkat tentang pentingnya menggunakan helm berstandar SNI. Edukasi disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami masyarakat.
Kapolres menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar membagikan perlengkapan keselamatan, tetapi juga menanamkan budaya peduli keselamatan.
“Satu Helm bisa menyelamatkan satu nyawa. Kami ingin masyarakat paham bahwa mengenakan helm adalah bentuk cinta kepada keluarga yang menunggu di rumah,” tegasnya.
Pembagian helm gratis ini menjadi wujud nyata sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan lembaga terkait dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kepulauan Anambas.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Warga tampak antusias berfoto bersama Kapolres dan jajaran Forkopimda. Banyak yang mengapresiasi langkah humanis Polres Anambas dalam mendekatkan diri kepada masyarakat.
“Polisi sekarang beda. Mereka bukan hanya menegur, tapi juga peduli. Dikasih helm, dikasih nasihat, ini menyentuh hati,” ujar salah satu pengendara yang menerima helm.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta dan pejabat yang hadir, membawa pesan kuat bahwa keselamatan di jalan bukan hanya soal aturan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap sesama.
(Fn)















