Tanggapi Perbedaan Data BPS dan TPID, Ketua APPSI Inhil Pantau Dan Pastikan Harga Pasar Normal

Selasa, 7 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 636

Tembilahan — Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Kabupaten Indragiri (DPD APPSI Kab. Inhil) Alex Saputra tanggapi Data Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Inhil yang memiliki perbedaan data dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kab. Inhil, Senin (6/10/2025).

Sebelumnya data BPS dalam rilisnya menyebut harga cabai merah menembus Rp. 120 ribu per kilogram dan ayam ras Rp. 34 ribu per kilogram. Sedangkan, pantauan langsung TPID di Pasar Tembilahan justru menunjukkan bahwa harga cabai hanya sempat menyentuh Rp110 ribu, itupun hanya selama empat hari, sebelum akhirnya turun kembali ke kisaran Rp. 60–Rp. 70 ribu per kilogram.

Menanggapi hal ini, Ketua DPD APPSI Kab. Inhil, Alex Saputra, menyampaikan bahwa harga bahan pokok di lapangan masih terkendali dan pasokan mencukupi.

Dari hasil pantauan kami dari APPSI yang juga turun kelapangan langsung, memang benar data Tim TPID bahwa harga kebutuhan pokok masih stabil. Tidak ada lonjakan harga yang mengkhawatirkan, dan stok barang di pedagang seperti cabai jambi, jawa yang dijual berkisar Rp. 50 ribu-Rp. 60 ribu dan minang Rp. 90 ribu-Rp. 100 ribu serta ayam ras hanya Rp. 29 ribu-Rp. 36 ribu, itu pun lonjakan kenaikan ayam di sebabkan kebutuhan Makanan Bergizi Gratis (MBG)” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa APPSI juga telah menghimbau bagi para pedagang turut berkomitmen menjaga harga agar tetap wajar serta tidak melakukan penimbunan barang yang bisa memicu kenaikan harga secara tiba-tiba dan sama-sama menjaga agar tidak terjadinya inflasi.

“Dalan hal ini kami juga ikut membantu pemerintah daerah menjaga kestabilan harga agar masyarakat tidak terbebani, masalah perbedaan data wajar saja, mungkin hanya terjadi mis komunikasi dilapangan sehingga terjadi ketimpangan data dan analisis lapangan yang kurang akurat” tambah Alex.

Dengan harga bahan pokok yang stabil, diharapkan masyarakat jangan cemas dan khawatir dalam berbelanja pasokan kebutuhan yang ada di Indragiri Hilir khususnya Tembilahan. (Mhd)

Berita Terkait

DKUPP Inhil Buka Posko Pengaduan Mafia Lapak dengan QR Code
Tekanan Fiskal Menguat, Iwan Taruna Dorong APBD 2027 Inhil Lebih Selektif dan Berpihak
Golkar Inhil Matangkan Persiapan Musda 2026
Ketua DPRD Inhil Dorong Sinergi Forkopimda Hadapi Persoalan Daerah
Tekan Kebocoran Retribusi, DPRD Inhil Apresiasi Ketegasan DKUPP
Ketua DPRD Inhil Hadiri Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun di Tengah Kekeringan
Ketua DPRD Inhil Perkuat Sinergi Pencegahan Karhutla Bersama Tim Penyuluh Mabes TNI
Masa Persidangan VI Ditutup, DPRD Inhil Buka Masa Persidangan VII Tahun Sidang 2026

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:43 WIB

DKUPP Inhil Buka Posko Pengaduan Mafia Lapak dengan QR Code

Selasa, 15 September 2026 - 15:48 WIB

Tekanan Fiskal Menguat, Iwan Taruna Dorong APBD 2027 Inhil Lebih Selektif dan Berpihak

Selasa, 15 September 2026 - 14:19 WIB

Golkar Inhil Matangkan Persiapan Musda 2026

Selasa, 15 September 2026 - 11:52 WIB

Ketua DPRD Inhil Dorong Sinergi Forkopimda Hadapi Persoalan Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 22:12 WIB

Tekan Kebocoran Retribusi, DPRD Inhil Apresiasi Ketegasan DKUPP

Berita Terbaru

PIKORI BP Batam Serahkan Bantuan Kemanusiaan Korban NTT melalui BAZNAS (ket/photo)

Pilihan Editor

PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT melalui BAZNAS

Minggu, 20 Sep 2026 - 16:53 WIB

error: Content is protected !!