Anambas, Lancangkuningnews.com – Seorang remaja perempuan berusia 16 tahun berinisial S, warga Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, diduga menjadi korban penganiayaan dan tindakan asusila yang dilakukan oleh mantan pacarnya berinisial A. Peristiwa ini terjadi pada Kamis malam (3/10/2025) di sepanjang jalan provinsi arah Padang Melang, Kecamatan Jemaja.
Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama pelaku dan beberapa teman mereka awalnya berangkat dari sebuah warung kopi di Padang Melang sekitar pukul 21.00 WIB. Mereka berencana menghadiri acara musik di Bayur, Desa Mampok. Namun di tengah perjalanan, pelaku diduga membawa korban ke arah jalan berbeda tanpa sepengetahuan teman-temannya.
Saksi menyebut, korban sempat memanggil temannya, namun panggilan tersebut tidak terdengar karena kebisingan motor. Ketika tiba di lokasi acara, teman-teman korban baru menyadari bahwa korban dan pelaku tidak bersama mereka.
Teman korban mencoba menghubungi melalui telepon dan pesan, tetapi nomor korban tidak aktif. Tak lama kemudian, korban sempat mengirim pesan teks dan suara berisi permintaan tolong serta membagikan lokasi keberadaannya di sekitar sebuah supermarket di jalan provinsi.
Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi lemah dan menangis, dengan bekas luka di leher dan bahu kanan. Kepada saksi, korban mengaku telah dianiaya dan dipaksa berhubungan badan oleh pelaku. Korban kemudian dibawa ke RSUD Jemaja sekitar pukul 22.00 WIB untuk mendapatkan perawatan medis.
Setelah menerima kabar tersebut, orang tua korban segera mendatangi rumah sakit bersama kepala desa setempat yang langsung menghubungi pihak kepolisian untuk melaporkan kejadian tersebut.
Pada Jumat siang (4/10/2025), korban bersama orang tuanya resmi melapor ke Polsek Jemaja.
“Saya berharap pihak kepolisian menindak tegas pelaku. Anak saya mengalami trauma yang sangat mendalam,” ujar Y, orang tua korban, kepada awak media.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Jemaja Polres Kepulauan Anambas terkait kasus tersebut. Awak media kami akan berupaya mengonfirmasi pihak kepolisian untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. (Fn)















