Remaja Perempuan di Jemaja, Diduga Jadi Korban Penganiayaan dan Asusila oleh Mantan Kekasihnya 

Sabtu, 4 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 603

Anambas, Lancangkuningnews.com – Seorang remaja perempuan berusia 16 tahun berinisial S, warga Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, diduga menjadi korban penganiayaan dan tindakan asusila yang dilakukan oleh mantan pacarnya berinisial A. Peristiwa ini terjadi pada Kamis malam (3/10/2025) di sepanjang jalan provinsi arah Padang Melang, Kecamatan Jemaja.

Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama pelaku dan beberapa teman mereka awalnya berangkat dari sebuah warung kopi di Padang Melang sekitar pukul 21.00 WIB. Mereka berencana menghadiri acara musik di Bayur, Desa Mampok. Namun di tengah perjalanan, pelaku diduga membawa korban ke arah jalan berbeda tanpa sepengetahuan teman-temannya.

Saksi menyebut, korban sempat memanggil temannya, namun panggilan tersebut tidak terdengar karena kebisingan motor. Ketika tiba di lokasi acara, teman-teman korban baru menyadari bahwa korban dan pelaku tidak bersama mereka.

Teman korban mencoba menghubungi melalui telepon dan pesan, tetapi nomor korban tidak aktif. Tak lama kemudian, korban sempat mengirim pesan teks dan suara berisi permintaan tolong serta membagikan lokasi keberadaannya di sekitar sebuah supermarket di jalan provinsi.

Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi lemah dan menangis, dengan bekas luka di leher dan bahu kanan. Kepada saksi, korban mengaku telah dianiaya dan dipaksa berhubungan badan oleh pelaku. Korban kemudian dibawa ke RSUD Jemaja sekitar pukul 22.00 WIB untuk mendapatkan perawatan medis.

Setelah menerima kabar tersebut, orang tua korban segera mendatangi rumah sakit bersama kepala desa setempat yang langsung menghubungi pihak kepolisian untuk melaporkan kejadian tersebut.

Pada Jumat siang (4/10/2025), korban bersama orang tuanya resmi melapor ke Polsek Jemaja.
Saya berharap pihak kepolisian menindak tegas pelaku. Anak saya mengalami trauma yang sangat mendalam,” ujar Y, orang tua korban, kepada awak media.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Jemaja Polres Kepulauan Anambas terkait kasus tersebut. Awak media kami akan berupaya mengonfirmasi pihak kepolisian untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. (Fn)

Berita Terkait

Siapkan Putra-Putri Terbaik, Bupati Anambas Buka Diklat Calon Paskibraka 2026
Nyanyang Haris Pratamura, Jalan Santai Jadi Momen Pererat Silaturahmi dengan Warga Kepri
Amsakar: Sekolah Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak untuk Tumbuh dan Berprestasi
Amsakar Dorong Percepatan Program Prioritas, Minta ASN Batam Lebih Responsif Layani Masyarakat
Bangun Persatuan Lewat Olahraga, Wakil Bupati Anambas Tutup Open Turnamen Sepak Bola HUT Desa Payalaman
Habib Syech Pimpin Kepri Bersalawat 3, Amsakar Apresiasi Antusiasme Masyarakat Batam
Ekonomi Batam Diproyeksikan Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pemko Naikkan Target Pendapatan Daerah
Di Balik Kesibukan Memimpin Batam, Amsakar Dapat Kejutan Hangat di Ulang Tahun ke-58

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Siapkan Putra-Putri Terbaik, Bupati Anambas Buka Diklat Calon Paskibraka 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Nyanyang Haris Pratamura, Jalan Santai Jadi Momen Pererat Silaturahmi dengan Warga Kepri

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:37 WIB

Amsakar: Sekolah Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak untuk Tumbuh dan Berprestasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Amsakar Dorong Percepatan Program Prioritas, Minta ASN Batam Lebih Responsif Layani Masyarakat

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Bangun Persatuan Lewat Olahraga, Wakil Bupati Anambas Tutup Open Turnamen Sepak Bola HUT Desa Payalaman

Berita Terbaru

error: Content is protected !!