Anambas, Lancangkuningnews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus berkomitmen meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, terutama di wilayah terpencil dan sangat terpencil.
Melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk), Pemkab Anambas melaksanakan Program Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) yang digelar di Desa Munjan, Kecamatan Siantan Timur, Jumat (3/10/2025). Program ini merupakan kerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Kesehatan Tahun Anggaran 2025.
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengatakan saat ini terdapat 10 puskesmas di Anambas, dengan tiga di antaranya masuk kategori terpencil dan tujuh lainnya sangat terpencil.
“PKB ini menjadi solusi untuk mendekatkan layanan kesehatan dasar hingga spesialistik ke desa-desa yang sulit dijangkau. Harapan kita, masyarakat kepulauan bisa merasakan pelayanan kesehatan secara merata tanpa terkendala jarak maupun transportasi,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi semua pihak, mulai dari Dinas Kesehatan, rumah sakit, puskesmas, hingga tenaga medis agar terus memberikan pelayanan terbaik meski dihadapkan pada keterbatasan sarana dan prasarana.
Sementara itu, Kepala Dinkes Dalduk Anambas, Yessy Ariessandy, menjelaskan bahwa PKB mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Permenkes Nomor 90 Tahun 2015 tentang pelayanan kesehatan di daerah terpencil, serta Permenkes Nomor 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas.
“Tahun ini Desa Munjan menjadi salah satu lokasi PKB, selain Desa Kiabu dan Desa Bayat. Kegiatan ini menghadirkan empat dokter spesialis, yakni spesialis anestesi, penyakit dalam, kandungan, dan bedah,” jelasnya.
Selama tiga hari, 3–5 Oktober 2025, masyarakat Desa Munjan mendapatkan berbagai layanan kesehatan, antara lain pemeriksaan kesehatan dasar, layanan kegawatdaruratan, pelayanan spesialistik, kesehatan gigi dan mulut, penjaringan stunting, sosialisasi program KB, konsultasi BPJS Kesehatan, hingga kegiatan senam bersama.
“PKB ini juga membantu masyarakat memahami mekanisme pendaftaran dan manfaat BPJS, karena masih banyak warga yang belum familiar,” tambah Yessy.
Dengan adanya PKB, masyarakat Munjan dan sekitarnya kini bisa lebih mudah mengakses layanan medis, khususnya dokter spesialis, yang selama ini sulit dijangkau karena kendala transportasi dan cuaca.















