Anambas, Lancangkuningnews.com – Proyek revitalisasi Pasar Loka di Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, kembali terhenti dan menimbulkan kekecewaan masyarakat. Proyek yang dibiayai melalui APBN 2024 dengan skema multiyears senilai Rp27,5 miliar ini tampak mangkrak sejak sepekan terakhir, Minggu (24/8/2025).
Pekerjaan renovasi yang dikerjakan oleh PT Triderrick Sumber Makmur bersama PT Samudera Anugrah Indah Permai (KSO) itu sudah berlangsung enam bulan, namun progres di lapangan dinilai sangat minim. Warga menilai kemajuan proyek baru sekitar 7 persen.
“Sudah dua kali proyek ini terhenti. Kami sangat menanti pasar ini selesai, tapi sudah seminggu tidak ada lagi aktivitas di lokasi. Kami berharap segera dilanjutkan,” ujar Rio, salah seorang warga Tarempa.
Pantauan di lapangan memperlihatkan kondisi proyek sepi tanpa aktivitas pekerja, pagar proyek tertutup rapat, dan tidak ada tanda-tanda kelanjutan pekerjaan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait mengenai penyebab terhentinya proyek. Menurut informasi yang beredar menyebutkan adanya persoalan administrasi dan keterlambatan pembayaran diduga menjadi kendala.
Media ini mencoba menghubungi perwakilan perusahaan bernama Kusno melalui pesan dan telepon, namun tidak mendapat respon.
Diketahui, proyek revitalisasi Pasar Loka Tarempa dijadwalkan berlangsung selama 300 hari, mulai 15 Oktober 2024 hingga 10 Agustus 2025. Dengan kembali terhentinya pekerjaan, masyarakat khawatir proyek ini tidak selesai sesuai target. (FD)















