Proyek Rp 31 Miliar Proyek Pelabuhan Letung Tahap II Terancam Terbengkalai Akibat PPK Bungkam, LSM Desak KPK Turun Tangan

Minggu, 24 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 644

Anambas, Lancangkuningnews.com – Proyek pembangunan Pelabuhan Letung Tahap II (Roro) di Desa Kuala Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, kembali menuai sorotan. Pasalnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Satuan Kerja BPTD Kelas II Provinsi Kepulauan Riau, Kementerian Perhubungan, Abraham Lucky Geraldo, memilih bungkam saat dimintai klarifikasi terkait dugaan penyimpangan dalam proyek bernilai Rp31,1 miliar yang bersumber dari APBN tersebut.

Eko Sekertaris LSM ALAM mengatakan Sejak awal pelaksanaan, proyek yang dikerjakan PT Samudera Anugrah Indah Permai (PT SAIP) ini banyak menuai kritik tajam dari masyarakat, LSM Cindai, dan Aliansi SEMMI Kepri. Mereka menuding proyek dikerjakan asal-asalan, menggunakan material tidak sesuai spesifikasi, hingga dugaan kongkalikong antara PPK dengan kontraktor.

Beliau menilai, “Diamnya PPK memperkuat dugaan bahwa benar ada kecurangan dalam pekerjaan ini. Banyak temuan di lapangan menunjukkan proyek dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai standar teknis,” tegas Eko Pratama, Sekretaris Aliansi Anambas Menggugat (ALAM), Rabu (20/8/2025).

Hingga kini, meski sudah mendapat perpanjangan waktu dari Satker BPTD, proyek yang seharusnya selesai Desember 2024 itu tak kunjung rampung. Kondisi di lapangan memprihatinkan,  dinding penahan tanah miring hanya bertumpu pada batu karang, jalan semenisasi amblas, timbunan rawan longsor, hingga ruang tunggu pelabuhan terbengkalai tanpa furnitur dan pintu kamar mandi belum terpasang.

Lebih parah, perbaikan jalan yang ambruk di pangkal pelabuhan juga terkesan asal-asalan. Lubang besar hanya ditimbun pasir tanpa pembongkaran dan pengerasan. “Ini jelas tidak sesuai janji kontraktor kepada pihak Kecamatan Jemaja Timur. Dengan kondisi begini, jalan sangat mungkin jebol lagi,” ujar Eko.

Sementara itu, Ketua LSM Cindai, Edi Susanto, menambahkan bahwa kontraktor menggunakan material lokal seperti pasir dan batu tanpa izin serta tidak sesuai standar teknis. Ia menilai, pembiaran ini menunjukkan lemahnya pengawasan PPK terhadap proyek vital tersebut.

Tak hanya soal kualitas bangunan, pekerja di lapangan juga mengeluhkan upah yang belum dibayarkan. Kondisi ini semakin memperkuat dugaan publik bahwa proyek nasional tersebut sarat praktik kotor.

“Karena ini proyek APBN, kami mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan memeriksa,” kata Eko.

Hingga berita ini diterbitkan, Abraham Lucky Geraldo selaku PPK tidak memberikan tanggapan meski telah dihubungi melalui pesan WhatsApp. Bungkamnya pejabat yang seharusnya bertanggung jawab penuh ini kian menguatkan opini publik bahwa ada sesuatu yang sengaja ditutupi. (FD)

Berita Terkait

TP PKK Desa Tarempa Barat Daya Jadi Lokus Penilaian Kampung Ceria Tingkat Kabupaten
Kapolres Anambas Disambut Tepung Tawar, Kain Cual, dan Doa Masyarakat
Wabup Anambas Raja Bayu Hadiri Bimtek Pemenangan Pemilu Anggota Fraksi Golkar se-Indonesia
Informasi Gangguan Listrik PLN Batam
Jelang Porprov VI Kepri, KONI Anambas Pantau Kesiapan Atlet Bulutangkis
BP Batam Imbau Masyarakat Berhati-hati dalam Memilih Hunian Kavling, 8 Rumah Ditertibkan Timdu
Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS
RKA 2027 Rp2,44 Triliun, BP Batam Perkuat Infrastruktur dan Percepatan Investasi

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:41 WIB

TP PKK Desa Tarempa Barat Daya Jadi Lokus Penilaian Kampung Ceria Tingkat Kabupaten

Minggu, 20 September 2026 - 20:54 WIB

Kapolres Anambas Disambut Tepung Tawar, Kain Cual, dan Doa Masyarakat

Minggu, 20 September 2026 - 19:08 WIB

Wabup Anambas Raja Bayu Hadiri Bimtek Pemenangan Pemilu Anggota Fraksi Golkar se-Indonesia

Minggu, 20 September 2026 - 18:57 WIB

Informasi Gangguan Listrik PLN Batam

Sabtu, 19 September 2026 - 17:11 WIB

BP Batam Imbau Masyarakat Berhati-hati dalam Memilih Hunian Kavling, 8 Rumah Ditertibkan Timdu

Berita Terbaru

Informasi Gangguan PLN Batam (dok/photo)

Batam

Informasi Gangguan Listrik PLN Batam

Minggu, 20 Sep 2026 - 18:57 WIB

PIKORI BP Batam Serahkan Bantuan Kemanusiaan Korban NTT melalui BAZNAS (ket/photo)

Pilihan Editor

PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT melalui BAZNAS

Minggu, 20 Sep 2026 - 16:53 WIB

error: Content is protected !!