Ketua Satgas PMI Arba Udin, Kutuk Keras Tewasnya TKI usai Bentrok dengan Polisi Malaysia

Jumat, 8 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 646

BATAM – Ketua Satuan Tugas Pekerja Migran Indonesia (Satgas PMI), Arba Udin, menyampaikan kecaman keras atas insiden tragis yang menewaskan seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Penang, Malaysia,Sabtu pekan lalu usai terlibat bentrok dengan aparat kepolisian Malaysia.

“Kami mengutuk keras tindakan yang menyebabkan hilangnya nyawa WNI, apalagi dalam situasi yang masih simpang siur dan belum terungkap secara utuh kronologinya. Nyawa TKI bukan barang murah yang bisa diabaikan seenaknya,” tegas Arba Udin dalam pernyataan resminya, Kamis (7/8/2025) malam.

Menurut informasi awal yang diterima Satgas PMI, korban diduga tewas setelah duel fisik dengan salah satu anggota kepolisian Malaysia di wilayah Penang. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan rinci dan resmi dari otoritas Malaysia terkait penyebab dan kronologi sebenarnya dari insiden berdarah tersebut.

Arba Udin mendesak Kementerian Luar Negeri RI dan perwakilan diplomatik Indonesia di Malaysia untuk segera turun tangan, menyelidiki kasus ini secara menyeluruh, serta memberikan pendampingan hukum kepada keluarga korban.

“Kita tidak akan diam. Negara harus hadir! Pemerintah Indonesia wajib memastikan tidak ada lagi perlakuan semena-mena terhadap TKI. Kami minta kasus ini diusut tuntas, dan pelaku—siapa pun dia—harus bertanggung jawab,” lanjut Arba dengan suara penuh amarah.

Satgas PMI juga meminta Pemerintah Malaysia bersikap terbuka, transparan, dan kooperatif dalam menyampaikan hasil investigasi, serta menghindari tindakan represif terhadap warga migran, khususnya asal Indonesia.

“Ini soal nyawa anak bangsa. Jangan main-main dengan persoalan ini. Kalau perlu, kita tarik seluruh PMI dari wilayah-wilayah yang rawan perlakuan tidak manusiawi,” tegas Arba.

Satgas PMI menyatakan akan terus memantau perkembangan kasus ini dan siap melakukan aksi solidaritas internasional jika proses hukum tidak berjalan adil. Pihak keluarga korban juga diminta untuk segera menghubungi Satgas PMI agar proses advokasi dapat segera dimulai. (Rls)

Berita Terkait

Kapolres Anambas Disambut Tepung Tawar, Kain Cual, dan Doa Masyarakat
Wabup Anambas Raja Bayu Hadiri Bimtek Pemenangan Pemilu Anggota Fraksi Golkar se-Indonesia
Informasi Gangguan Listrik PLN Batam
Jelang Porprov VI Kepri, KONI Anambas Pantau Kesiapan Atlet Bulutangkis
BP Batam Imbau Masyarakat Berhati-hati dalam Memilih Hunian Kavling, 8 Rumah Ditertibkan Timdu
Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS
RKA 2027 Rp2,44 Triliun, BP Batam Perkuat Infrastruktur dan Percepatan Investasi
Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siantan, R Diamankan Polisi di Tarempa

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:54 WIB

Kapolres Anambas Disambut Tepung Tawar, Kain Cual, dan Doa Masyarakat

Minggu, 20 September 2026 - 19:08 WIB

Wabup Anambas Raja Bayu Hadiri Bimtek Pemenangan Pemilu Anggota Fraksi Golkar se-Indonesia

Minggu, 20 September 2026 - 18:57 WIB

Informasi Gangguan Listrik PLN Batam

Sabtu, 19 September 2026 - 20:18 WIB

Jelang Porprov VI Kepri, KONI Anambas Pantau Kesiapan Atlet Bulutangkis

Jumat, 18 September 2026 - 19:18 WIB

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Berita Terbaru

Informasi Gangguan PLN Batam (dok/photo)

Batam

Informasi Gangguan Listrik PLN Batam

Minggu, 20 Sep 2026 - 18:57 WIB

PIKORI BP Batam Serahkan Bantuan Kemanusiaan Korban NTT melalui BAZNAS (ket/photo)

Pilihan Editor

PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT melalui BAZNAS

Minggu, 20 Sep 2026 - 16:53 WIB

error: Content is protected !!