Anambas, Lancangkuningnews.com – Pembangunan jalan desa di Tarempa Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, kini menjadi perbincangan warga. Meski baru selesai dibangun beberapa bulan yang lalu, kualitas jalan tersebut mulai dipertanyakan.
Proyek yang menelan anggaran APBD Tahun 2024 sebesar Rp2.939.820.520,00 ini dilaksanakan oleh CV. Keihan Karya Kontruksi, dengan pengawasan dari CV. Yagana Consulindo. Namun, warga menilai hasil pekerjaan tidak memuaskan, terutama pada bagian pengaspalan.
Salah seorang warga Rt 001/Rw 004 Teluk Buluh, menyampaikan keluhannya, Menurutnya, aspal yang tampak rapi dari kejauhan ternyata mudah terkelupas saat disentuh.
“Saya congkel pakai tangan saja sudah terangkat aspalnya. Sepertinya aspalnya tidak dimasak dengan baik, jadi tidak kuat menempel,” ungkapnya.
Ia juga berharap ke depan, pengawasan proyek seperti ini bisa ditingkatkan agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Setelah selesai dibangun, kontraktornya tidak terlihat lagi. Sementara kami yang menggunakan jalan ini setiap hari,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, kami masih berupaya mengonfirmasi kontraktor pelaksana terkait kualitas pekerjaan jalan tersebut. (FD)















