Kadinkes Inhil, Jalur Damai Kembalikan Kepercayaan Diri Nakes

Jumat, 6 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 608

lancangkuningnews.com. Inhil – Setelah ditempuh jalur damai, Puskemas Gajah Mada dan Pasien dari keluarga K mendapatkan apresiasi dari dinas kesehatan Inhil.

Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Rahmi Indrasuri SKM., MKL menyebutkan jalur damai yang dilakukan oleh kedua belah pihak merupakan solusi yang tepat untuk semuanya karena dinilai sudah memahami permasalahan satu sama lain.

Katanya pula, dengan mediasi yang dilakukan kemarin membuat kepercayaan diri tenaga kesehatan kembali pulih meski kemarin sempat sedikit mengalami trauma karena sempat menjadi perbincangan publik.

“Kita mengapresiasi mediasi kemaren yang mengambil kesimpulan untuk damai. Dari hasil tersebut membuat kepercayaan diri tenaga kesehatan kembali pulih,” ujarnya.

Rahmi mengatakan, ia tidak bisa membayangkan bagaimana jika di luar dugaan yang terjadi, bisa-bisa tenaga kesehatan di Inhil akan kaku dalam menjalankan tugasnya.

“Kondisi yang terjadi kemarin adalah darurat, dimana anaknya sudah dinyatakan meninggal terlebih dahulu di dalam kandungan sementara ibunya juga harus segera diselamatkan, maka dari itu bidan kita harus berpikir cepat untuk keselamatan pasien yang masih hidup,” jelasnya.

“Ya kita bersyukur dengan jalur damai ini, saya tidak bisa membayangkan jika saja tenaga kesehatan kita diperkarakan lantaran karena kondisi mau menolong, bisa-bisa kaku bidan se Inhil untuk mengambil tindakan,” ujarnya.

“Untuk kondisi janin yang sempat viral ternyata mengalami Hidrosefalus sehingga menghambat pada proses persalinan yang dilakukan bidan tersebut. Seharusnya ibu dirujuk ke RSUD, namun saat sampai di Puskesmas ibu sudah tidak bisa menahan kontraksi His yang berulang dan tanda kelahiran tidak bisa dihentikan, bidan melakukan pertolongan dan sempat menanyakan kartu dan indentitas pemeriksaan selama kehamilan yang tidak dibawa pada saat itu. Bidan semaksimal mungkin melakukan pertolongan dan tidak mengetahui bayi Hidrosefalus,” jelasnya. 

Rahmi berharap dengan kejadian ini bisa menjadi pembelajaran ke depan, dan meminta kepada masyarakat agar selalu mempersiapkan diri dalam menghadapi proses persalinan.

“Menghadapi proses persalinan serta selalu terbuka menyanpaikan kepada dr, bidan petugas kesehatan tentang riwayat penyakit yang dialami sehingga memudahkan dalam memberikan layanan kesehatan,” imbuhnya. (Adv/Dinkes Inhil)

Berita Terkait

Ketua Komisi III DPRD Anambas Hadiri Peresmian dan Sumpah Jabatan BPD Desa Air Bini
Ketua DPRD Anambas Rian Kurniawan Hadiri Pengucapan Sumpah Anggota BPD Lima Desa
DPRD dan Pemkab Anambas Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp743,67 Miliar
Jumat Berkah, Polres Anambas Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Tiangau
Kecamatan Siantan Gelar Goro Merah Putih, Rangkaian HUT ke-81 RI Siap Dimeriahkan Pentas Seni hingga Karnaval
Sekda Anambas Ajak Seluruh OPD Sukseskan Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Amsakar: Sekolah Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak untuk Tumbuh dan Berprestasi
Amsakar Dorong Percepatan Program Prioritas, Minta ASN Batam Lebih Responsif Layani Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Ketua Komisi III DPRD Anambas Hadiri Peresmian dan Sumpah Jabatan BPD Desa Air Bini

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Ketua DPRD Anambas Rian Kurniawan Hadiri Pengucapan Sumpah Anggota BPD Lima Desa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Jumat Berkah, Polres Anambas Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Tiangau

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:41 WIB

Kecamatan Siantan Gelar Goro Merah Putih, Rangkaian HUT ke-81 RI Siap Dimeriahkan Pentas Seni hingga Karnaval

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:40 WIB

Sekda Anambas Ajak Seluruh OPD Sukseskan Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Berita Terbaru

error: Content is protected !!