Berikut Data Terbaru Kasus Stunting Desa Tanjung Simpang

Kamis, 3 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 607

lancangkuningnews.com. Inhil –  Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis, yang seringkali tidak terlihat hingga anak berusia dua tahun.

Oleh karena itu, periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sangat penting untuk mendapatkan perhatian, karena menjadi penentu pertumbuhan fisik, kecerdasan, dan produktivitas seseorang di masa depan. Stunting dipicu oleh berbagai faktor, tidak hanya dari aspek gizi buruk yang dialami oleh ibu hamil dan anak balita.

Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil melakukan Rembuk Stunting yang diadakan pada tahun 2019, telah menetapkan 25 lokus desa untuk intervensi spesifik dan sensitif dalam pencegahan stunting. Kecamatan Pelangiran, sebagai salah satu kecamatan lokus, telah ditunjuk untuk berperan aktif dalam penanganan stunting di tingkat desa. 

Pada tahun 2024, terdapat delapan Desa/Kelurahan yang menjadi fokus intervensi, yaitu Terusan Beringin Jaya, Tegal Rejo Jaya, Bagan Jaya, Tanjung Simpang, Saka Palas Jaya, Tagagiri Tama Jaya, Simpang Kateman, dan Kelurahan Pelangiran.

Di Desa Tanjung Simpang, prevalensi stunting mengalami penurunan dari 9 kasus pada tahun 2022 menjadi 6 kasus pada tahun 2023. Namun, pada tahun 2024, jumlah kasus stunting meningkat kembali menjadi 8 kasus. 

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun intervensi telah dilakukan, masih diperlukan langkah-langkah penanganan yang lebih kuat, komprehensif, dan berkelanjutan untuk mengatasi masalah stunting secara efektif.

Beberapa upaya yang telah dilakukan di Kecamatan Pelangiran meliputi sosialisasi ASI eksklusif, pendidikan gizi untuk ibu hamil, pendampingan dalam pemberian MP-ASI, dan inovasi PENCETIN (Pelangiran Cegah Stunting) yang digagas oleh UPT Puskesmas Pelangiran. 

Namun, masih ada faktor determinan yang menjadi kendala, seperti akses terhadap air bersih dan jamban, serta perilaku merokok di rumah yang perlu diperhatikan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil bersama Puskesmas melakukan monitoring dan analisis masalah yang terjadi di desa. Mereka menemukan bahwa pola asuh balita, pola konsumsi ibu hamil, serta perilaku hidup bersih dan sehat masih memerlukan intervensi lebih lanjut. 

Ibu hamil yang mengalami anemia dan Kekurangan Energi Kronis (KEK) telah mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), dan upaya ini diharapkan dapat mengurangi risiko stunting pada anak.

Kelompok berisiko yang perlu mendapatkan perhatian lebih meliputi remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, dan anak usia di bawah dua tahun. Penyuluhan dan pendidikan gizi untuk kelompok ini sangat penting agar mereka dapat berperilaku sehat dan memastikan pertumbuhan yang optimal bagi anak-anak mereka.

Pemerintah Kecamatan Pelangiran berharap dukungan dari berbagai sektor untuk menangani dan mencegah bertambahnya kasus stunting. Kerja sama yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha sangat diperlukan untuk mencapai keberhasilan dalam pencegahan dan penanggulangan stunting. 

Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan angka stunting di Kecamatan Pelangiran dapat terus menurun, sehingga anak-anak di wilayah ini tumbuh sehat, cerdas, dan bebas dari stunting.(Adv)

Berita Terkait

Ketua DPRD Anambas Rian Kurniawan Hadiri Pengucapan Sumpah Anggota BPD Lima Desa
DPRD dan Pemkab Anambas Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp743,67 Miliar
Jumat Berkah, Polres Anambas Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Tiangau
Kecamatan Siantan Gelar Goro Merah Putih, Rangkaian HUT ke-81 RI Siap Dimeriahkan Pentas Seni hingga Karnaval
Sekda Anambas Ajak Seluruh OPD Sukseskan Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Amsakar: Sekolah Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak untuk Tumbuh dan Berprestasi
Amsakar Dorong Percepatan Program Prioritas, Minta ASN Batam Lebih Responsif Layani Masyarakat
Habib Syech Pimpin Kepri Bersalawat 3, Amsakar Apresiasi Antusiasme Masyarakat Batam

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Ketua DPRD Anambas Rian Kurniawan Hadiri Pengucapan Sumpah Anggota BPD Lima Desa

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:08 WIB

DPRD dan Pemkab Anambas Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp743,67 Miliar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Jumat Berkah, Polres Anambas Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Tiangau

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:41 WIB

Kecamatan Siantan Gelar Goro Merah Putih, Rangkaian HUT ke-81 RI Siap Dimeriahkan Pentas Seni hingga Karnaval

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:40 WIB

Sekda Anambas Ajak Seluruh OPD Sukseskan Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Berita Terbaru

error: Content is protected !!