
lancangkuningnews.com. Batam – Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Ruslan Sinaga, menyatakan kekecewaannya terhadap Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam. Hingga kini, warga di daerah pemilihannya, Bengkong dan Batu Ampar, masih mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas Elpiji 3 kg bersubsidi.
Dalam pernyataannya saat ditemui di kantornya, Ruslan menyebut bahwa ia telah membahas masalah ini sebelumnya dalam pertemuan dengan sekretaris Disperindag. “Saya sudah silaturahmi untuk membahas kelangkaan Elpiji 3 kg dan mendapatkan komitmen bahwa pihak Disperindag akan turun ke lapangan serta menindaklanjuti keluhan warga,” ungkapnya.
Namun, laporan yang diterima Ruslan pada pagi hari tadi dari masyarakat bahwa pangkalan Gas LPG 3 kg di daerah Bengkong belum menerima pasokan dari agen.
“Saya meminta Disperindag Batam agar didampingi Aparat Penegak Hukum (APH) segera menyelesaikan masalah kelangkaan Elpiji dalam tempo 3 x 24 jam. Jika tidak, saya bersama warga siap turun ke lapangan menyelesaikan hal itu,” tegas Ruslan.
Ibu Ruslan juga berharap agar Disperindag menjalankan peran hanya sebagai pengawas dan memastikan pendistribusian Elpiji bersubsidi oleh agen dilanjutkan ke pangkalan, Ia mengimbau data penerima subsidi di pangkalan diberlakukan kembali penggunaannya agar lebih tertib dan akurat demi mencegah penyalahgunaan.
Kelangkaan Elpiji ini telah menjadi keluhan utama warga Bengkong dan Batu Ampar, yang berharap solusi cepat dari pemerintah daerah.















