
Batam – Panitia dan donatur yang ikut acara perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Musholla Darul Ulum Perumahan Glory Tanjung Riau, resmi dibubarkan. Agenda perayaan tersebut awalnya Ide ketua Musholla Pak Erik direncanakan sebagai ajang silaturahmi antarwarga, namun acara gagal digelar dengan meriah seperti yang direncanakan awal yang diperoleh dari donatur selama 2 hari mencapai Rp18 juta rupiah.
Pembubaran panitia ditandai dengan makan bersama sebagai bentuk permohonan maaf kepada para donatur dan warga.
Ketua RT Perumahan Glory, Pak Paul, mengungkapkan bahwa dirinya tetap mendukung acara tersebut. Namun, keputusan diserahkan kepada Pak Erik sebagai Ketua Musholla.
“Saya tetap mendukung, tapi pengurus musholla lainnya menolak. Keputusan saya serahkan kepada pak Erik, ungkapnya
Ketua Panitia, Pak Untung, “Gagalnya acara ini karena beberapa warga tidak menyetujui kepengurusan yang terbentuk, sayangnya mereka tidak hadir saat rapat pengambilan keputusan,” jelas Pak Untung.
Dikedai kopi Sunbread panitia inti hadir disaksikan RT, dan Polisi RW, dan Pak Erik, Pak Untung sebagai ketua panitia memutuskan tidak melanjutkan acara tersebut, karena dukungan yang disampaikan RT terkesan plin-plan, seharusnya beliau bisa mengambil sikap menyatukan keinginan warga karena satu tujuan, ungkap pak untung.
Hal ini membuat Ketua Musholla Darul Ulum, Pak Erik, merasa kecewa acara gagal, beliau memutuskan untuk mundur dari jabatannya, keputusan diambilnya untuk menghindari keberpihakan dan prasangka terhadap dirinya.
Pak Erik juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga dan pengurus panitia yang sudah terbentuk di musholla Darul Ulum atas gagalnya acara tersebut. “Saya memutuskan untuk mundur dari jabatan Ketua Musholla,” tutup Pak Erik.
Dengan pembubaran panitia ini, diharapkan hubungan antarwarga tetap terjaga meskipun acara tersebut gagal dilakukan.
Saya Budiono sebagai kontrol sosial dan juga warga perumahan glory berharap kepada warga tetap bersatu walaupun acara gagal dilakukan, saya berharap pelaksanaan pilkada yang akan datang tentukan pilihan sesuai hati nurani tidak terprovokasi dari pihak manapun.
Saya ketua Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Tanjungpinang bersama Polisi RW akan memantau dilapangan saat pelaksanaan Pilkada di TPS perumahan kita agar tercipta pemilu aman dan Damai.(Red)















