
Batam, lancangkuningnews.com.– Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar sosialisasi Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024 di Balairungsari, Batam Center, yang dihadiri oleh pejabat eselon I, II, III, dan IV BP Batam. Acara ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan integritas dan mencegah korupsi di lingkungan BP Batam.
Direktur Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Aida Ratna Zulaiha, memberikan apresiasi atas partisipasi BP Batam dalam SPI 2024. Ia menekankan pentingnya SPI sebagai program yang dirancang KPK untuk menekan risiko korupsi serta memperbaiki kualitas layanan publik.
“SPI menghasilkan nilai yang disertai dengan rekomendasi perbaikan sistem pencegahan korupsi, yang harus dijalankan oleh organisasi publik, baik di tingkat kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah,” ujar Aida.
Alexander Zulkarnain, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, juga menyambut baik kerja sama dengan KPK. Menurutnya, survei ini dilakukan secara objektif untuk memetakan risiko korupsi dan merancang mitigasi yang tepat.
“Rekomendasi yang diberikan sangat penting bagi kami untuk mengetahui tingkat integritas di BP Batam,” kata Alexander. Ia mengajak para responden, baik dari internal maupun eksternal, untuk menjawab survei dengan jujur dan terbuka, mengingat survei dilakukan secara anonim.
Sosialisasi SPI 2024 ini juga menghadirkan narasumber dari KPK, yaitu Timotius Hendrik Partohap, Analis Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Hasil SPI akan diumumkan secara nasional melalui media sosial KPK dan website jaga.id.















