Warga Asal Rempang Buka Diri, 112 KK Tempati Hunian Sementara

Jumat, 14 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 608

lancangkuningnews.com. Batam -Sebanyak 112 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak program pembangunan Rempang Eco-City telah bergeser dan menempati hunian sementara.

Jumlah itu kembali bertambah setelah beberapa warga asal Rempang mulai membuka diri terhadap rencana investasi di kampung mereka tersebut.

Di samping itu, langkah BP Batam dalam mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis menjadi salah satu faktor penting lainnya guna mempercepat pergeseran terhadap warga yang terdampak program strategis Rempang Eco-City.

“Melalui proyek ini, saya ingin anak cucu kami bisa hidup lebih layak,” harap Salim, warga asli Kampung Sembulang Tanjung saat memutuskan untuk bergeser ke hunian sementara, Rabu (12/6/2024).

Salim menegaskan, pergeseran terhadap dirinya dan keluarga merupakan keputusan pribadi tanpa ada campur tangan pihak lain.

Pria yang telah menginjak usia 70 tahun tersebut meyakini, pemerintah telah mempertimbangkan banyak hal sebelum proyek ini berjalan. Khususnya yang berkaitan dengan sisi kemanusiaan dan hak masyarakat.

“Saya selalu berdoa kepada Allah SWT agar pembangunan ini bisa cepat selesai dan kami bisa hidup di rumah baru dengan nyaman,” pungkasnya.

Sementara, BP Batam melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengatakan jika pihaknya berkomitmen untuk menuntaskan proyek strategis Rempang Eco-City.

Ariastuty berharap, seluruh komponen daerah pun dapat mendukung BP Batam dalam merealisasikan investasi di Rempang.

“Kami membutuhkan dukungan dari seluruh komponen daerah agar realisasi investasi di sana bisa berjalan lancar,” ujar Tuty, panggilan akrabnya.

Di samping itu, Tuty menjelaskan beberapa manfaat pergeseran terhadap warga terdampak pengembangan Rempang.

Selain mendapatkan uang sewa rumah maksimum selama 12 bulan sebesar Rp 1,2 juta per KK, lanjut Tuty, warga pun juga berhak atas biaya hidup dengan periode yang sama sebesar Rp 1,2 juta per jiwa.

“BP Batam juga memfasilitasi pengangkutan orang dan barang dari rumah mereka ke hunian sementara. Serta, ada beberapa manfaat lain yang warga dapatkan termasuk kepastian terhadap pendidikan anak-anak mereka yang masih bersekolah,” pungkasnya. 

Berita Terkait

Polisi Ajak Warga Desa Landak Bersama Jaga Kamtibmas
Jelang HUT Ke-81 RI, Lanal Tarempa Hadir di Tengah Warga Batu Ampar dengan Bakti Kesehatan dan Bantuan Sosial
Danlanal Tarempa Ikuti Vicon Tatap Muka 80 Tahun Jalasenastri, Perkuat Peran dan Pengabdian Keluarga TNI AL
Lapas Batam Edukasi 9 Peserta Magang tentang Pengamanan hingga
Kepala Bakesbangpol Anambas: Sinergi Pemerintah dan Media Penting Jaga Kondusivitas Daerah
Perkuat Sinergitas dan Kondusivitas Wilayah, Lanal Tarempa Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Anambas
Ketua Komisi III DPRD Anambas Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola U-13 HUT Desa Teluk Siantan dan Karang Taruna Sinar Siantan
Ketua Komisi III DPRD Anambas Hadiri Peresmian dan Sumpah Jabatan BPD Desa Air Bini

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:32 WIB

Polisi Ajak Warga Desa Landak Bersama Jaga Kamtibmas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Jelang HUT Ke-81 RI, Lanal Tarempa Hadir di Tengah Warga Batu Ampar dengan Bakti Kesehatan dan Bantuan Sosial

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Danlanal Tarempa Ikuti Vicon Tatap Muka 80 Tahun Jalasenastri, Perkuat Peran dan Pengabdian Keluarga TNI AL

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Lapas Batam Edukasi 9 Peserta Magang tentang Pengamanan hingga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Kepala Bakesbangpol Anambas: Sinergi Pemerintah dan Media Penting Jaga Kondusivitas Daerah

Berita Terbaru

Polsek Jemaja Polres Kepulauan Anambas menggelar kegiatan Jumat Curhat Kamtibmas bersama masyarakat Desa Landak, Kecamatan Jemaja, Jumat (14/8/2026).F/Dok Humas Polres

Anambas

Polisi Ajak Warga Desa Landak Bersama Jaga Kamtibmas

Jumat, 14 Agu 2026 - 12:32 WIB

Lapas Batam Edukasi 9 Peserta Magang (dok/photo)

Pilihan Editor

Lapas Batam Edukasi 9 Peserta Magang tentang Pengamanan hingga

Rabu, 12 Agu 2026 - 22:17 WIB

error: Content is protected !!