Transformasi Ketenagakerjaan: BP Batam Hadirkan Program MANTAB untuk Industri

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 649

Batam. – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) resmi meluncurkan program Manajemen Talenta Batam (MANTAB) pada Senin (8/12/2025) di Balairung Sari BP Batam.

Program MANTAB merupakan inovasi BP Batam untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Sebelumnya, program ini telah diperkenalkan kepada civitas akademika Politeknik Negeri Batam pada Agustus 2025.

Pada peluncuran kali ini, MANTAB mulai diperluas untuk menjangkau audiens yang lebih beragam.

Sebanyak 60 pelaku usaha dari berbagai asosiasi industri turut hadir dalam seremoni tersebut.

Hadir pula Direktur Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing Kementerian Ketenagakerjaan RI, Rendra Setiawan, beserta jajaran; COO IDSurvey, Andry Tanudjaja; jajaran FKPD Provinsi Kepri dan Kota Batam; pimpinan redaksi media lokal dan nasional; serta civitas akademika dan mahasiswa se-Kota Batam.

Dalam laporannya, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, menyampaikan bahwa Batam saat ini berkembang sangat pesat.

Nilai investasi pada triwulan III tahun 2025 tercatat mencapai Rp54,7 triliun, dengan lebih dari 1.700 perusahaan aktif di sektor manufaktur, logistik, dan teknologi.

Berdasarkan data BPS Kota Batam, pertumbuhan ekonomi Batam hingga triwulan III 2025 mencapai 6,89 persen, hampir menyentuh target BP Batam sebesar 7 persen.

Namun demikian, Batam masih menghadapi tantangan tingginya angka pengangguran terbuka, yakni lebih dari 50.000 orang atau sekitar 7,68 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional.

“Hari ini, kita menjawab tantangan itu dengan cara yang berbeda melalui platform MANTAB. Ini bukan sekadar pelatihan atau sertifikasi, tetapi manajemen ekosistem talenta,” ujar Fary.

Ia menjelaskan bahwa implementasi MANTAB akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari penyelarasan database tenaga kerja mahasiswa vokasi, dilanjutkan dengan sertifikasi kompetensi, job matching, serta pengembangan creative hub.

“Kami ingin Batam tidak hanya dikenal sebagai kawasan industri, pelabuhan, dan kemudahan berusaha, tetapi juga karena kualitas sumber daya manusianya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengapresiasi peluncuran MANTAB sebagai langkah strategis dalam meminimalkan kompleksitas persoalan pengangguran di Kota Batam.

Dalam sambutannya, Amsakar menguraikan sejumlah faktor penyebab tingginya pengangguran.

Menurutnya, Batam saat ini tengah bertransformasi dari industri padat karya menuju industri padat modal. Selain itu, tingginya arus migrasi, keterbatasan pelatihan tenaga kerja, serta besarnya jumlah penduduk usia produktif turut memperlebar gap penyerapan tenaga kerja.

“Untuk mewujudkan cita-cita ini, BP Batam tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan dukungan, kolaborasi, dan sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh mitra kerja BP Batam,” ujarnya.

Amsakar juga menekankan pentingnya memberikan prioritas bagi tenaga kerja lokal, khususnya putra-putri daerah.

“Mudah-mudahan ikhtiar kita ini memperkecil angka pengangguran di Kota Batam. Ayo bersama, kita jadikan Batam semakin hebat dan dahsyat!” serunya menutup sambutan.

Usai prosesi peluncuran, BP Batam melalukan demo pengisian data pada website MANTAB dan menyerahkan Apresiasi Nota Komitmen Perekrutan 55.375 tenaga kerja dalam program MANTAB dari 26 industri baru yang akan berinvestasi dalam tiga tahun ke depan.

Berita Terkait

Pemkab Anambas Bahas Solusi Pemadaman Listrik di Tiga Kecamatan
Polres Kepulauan Anambas Kawal Pertemuan Terkait Kelistrikan Guna Menjaga Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
Lanal Tanjung Balai Karimun Terima Penghargaan atas Peran Gagalkan Penyelundupan Narkoba
Inspektur Jenderal Kemenimipas Laksanakan Koordinasi Pimpinan di Kepulauan Riau
BP Batam Siapkan Sekolah Merah Putih di Rempang, SD hingga SMA Ditargetkan Rampung 2028
Ruslan Sinaga Buka Persoalan Banjir Bengkong, Survei Ada, Lalu Apa Tindakannya?
BP Batam Komitmen Jaga Ketahanan Produksi Air Baku, Antisipasi Dampak El Nino di Waduk Nongsa
TP PKK Desa Tarempa Barat Daya Jadi Lokus Penilaian Kampung Ceria Tingkat Kabupaten

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 23:35 WIB

Pemkab Anambas Bahas Solusi Pemadaman Listrik di Tiga Kecamatan

Jumat, 25 September 2026 - 19:59 WIB

Polres Kepulauan Anambas Kawal Pertemuan Terkait Kelistrikan Guna Menjaga Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif

Jumat, 25 September 2026 - 15:26 WIB

Lanal Tanjung Balai Karimun Terima Penghargaan atas Peran Gagalkan Penyelundupan Narkoba

Jumat, 25 September 2026 - 08:00 WIB

Inspektur Jenderal Kemenimipas Laksanakan Koordinasi Pimpinan di Kepulauan Riau

Rabu, 23 September 2026 - 18:18 WIB

Ruslan Sinaga Buka Persoalan Banjir Bengkong, Survei Ada, Lalu Apa Tindakannya?

Berita Terbaru

error: Content is protected !!