
lancangkuningnews.com. Indragiri Hilir – Kedatangan Calon Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Nomor Urut 2, H. Ferryandi, di Desa Pasar Kembang, Kecamatan Keritang, disambut meriah oleh masyarakat, terutama para ibu-ibu, pada Selasa, 8 Oktober 2024. Mereka sengaja hadir untuk melihat dan bertemu langsung dengan Ferryandi dalam kampanye dialogis tersebut.
Kemeriahan acara terlihat dari antusiasme warga, khususnya kaum ibu-ibu, yang dengan semangat meneriakkan yel-yel yang dipandu oleh pembawa acara. Mereka mendukung penuh pasangan calon bupati dan wakil bupati dengan jargon “Fermadani”.
“Nomor 2 sudah di dalam hati, tidak bisa terlupakan Pak Ferryandi dan Pak Dani. Kita gaspol!” teriak para ibu-ibu di sela-sela pemaparan dari para pembicara.
Acara ini juga dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para kader partai pendukung, simpatisan, dan relawan pasangan Fermadani.
Para ibu-ibu yang hadir menyatakan bahwa mereka sudah memahami program-program yang ditawarkan oleh Ferryandi, sehingga mereka semakin yakin dan siap untuk mensosialisasikan pasangan ini agar memenangkan Pilkada serentak mendatang.
“Kami senang bisa mendengarkan langsung dari Pak Ferryandi, dan siap menyebarkan informasi ini kepada masyarakat luas. Semoga Fermadani bisa menang,” ujar salah seorang ibu yang langsung diamini oleh peserta lainnya.
Sementara itu, Konsultan Pemenangan Fermadani, Muhammad Dong, menegaskan bahwa Ferryandi dan Dani adalah pasangan yang tepat untuk memimpin Inhil. Ia menilai, keduanya memiliki rekam jejak yang baik sebagai wakil rakyat di legislatif, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Mereka bahkan rela mengundurkan diri dari jabatan anggota DPRD Provinsi Riau periode 2024-2029 demi mengabdi kepada masyarakat.
“Kita harus menyampaikan ini kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat, agar semua elemen berperan aktif memenangkan Fermadani untuk Inhil yang lebih maju dan cemerlang,” kata M. Dong.
Dalam kampanye tersebut, Ferryandi juga berjanji untuk fokus pada peningkatan perekonomian daerah, khususnya sektor perkebunan kelapa, yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat. Selain itu, ia menegaskan akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan untuk memperlancar arus barang dan orang.
“Kami tidak mencari kekuasaan, ini murni untuk pengabdian. Kami wakafkan diri kami demi kemajuan Inhil,” tutup Ferryandi.
(anton)















