Batam — Sekretaris Bidang Jurnalisme Berkualitas DPP Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Satria Utama Batu Bara, secara resmi membuka kegiatan JMSI Goes To School sekaligus peluncuran buku “Tolak Jadi Korban TPPO” yang dirangkaikan dengan Musyawarah Daerah (Musda) ke-2 JMSI Kepulauan Riau periode 2025–2030. Kegiatan tersebut berlangsung di Atrium One Mall Batam, Senin (15/12/2025).
Mewakili Ketua Umum DPP JMSI, Dr. Teguh Santoso, Satria menyampaikan apresiasi kepada JMSI Kepulauan Riau atas inisiatif peluncuran buku edukasi tersebut. Menurutnya, langkah JMSI Kepri yang melibatkan pelajar SMA dan SMK hingga menghasilkan buku bersama merupakan terobosan luar biasa dalam dunia literasi dan jurnalistik.
Satria menegaskan bahwa Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan kejahatan serius yang terus meningkat dan mengancam generasi muda. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara kolektif melalui edukasi dan peningkatan kesadaran sejak dini.
“Peran aktif JMSI Kepri ini adalah bentuk kontribusi nyata dalam melindungi generasi muda dari kerusakan mental dan moral akibat kejahatan sosial,” ujarnya.
Ia berharap ke depan JMSI Kepri terus menghadirkan kegiatan positif, tidak hanya terkait penolakan TPPO, tetapi juga berbagai isu strategis lain yang berdampak langsung pada generasi muda.
Terkait pelaksanaan Musda II JMSI Kepri, Satria menjelaskan bahwa Musda merupakan agenda wajib organisasi untuk mengevaluasi kepengurusan lima tahun terakhir, menyusun program kerja ke depan, serta memilih ketua dan kepengurusan baru. Ia berharap seluruh rangkaian Musda akan berjalan lancar sesuai AD/ART agar JMSI Kepri semakin solid dan berprestasi.
Sementara itu, Kabid Penmas Polda Kepri Kombes Pol Tigor, yang mewakili Kapolda Kepri, menyampaikan permohonan maaf karena Kapolda tidak dapat hadir. Ia menilai kegiatan ini memiliki nilai penting dan bersejarah, baik bagi Polda Kepri maupun JMSI.
Kombes Pol Tigor juga mengapresiasi peran aktif JMSI yang selama ini bersinergi dengan Polda Kepri dalam upaya pencegahan TPPO, termasuk melalui edukasi ke sekolah-sekolah. Ia menyampaikan terima kasih atas inisiatif JMSI dalam menyusun dan menerbitkan buku edukasi sebagai bahan pembelajaran bagi pelajar dan masyarakat Kepulauan Riau. (Red)















