Jaksa Agung Diminta Usut Sampai Tuntas, Dugaan Korupsi Pemasangan Pagar Laut

Senin, 27 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 689

JAKARTA –lancangkuningnews.com : Koordinator Satu Hati Yunior menyatakan kepada Jaksa Agung untuk mengusut sampai tuntas seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kasus pemasangan pagar laut yang tengah menjadi sorotan. Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen organisasi untuk mendukung penegakan hukum dan perlindungan wilayah maritim.

Dukungan Agar Jaksa Agung periksa semua yang diduga tersangkut dalam penerbitan surat kepemilikan atas hak di areal pemasangan pagar laut desa kohod Kabupaten Tanggerang. Mas Icang Koordinator Satu Hati Yunior, pemasangan pagar laut yang tidak sesuai aturan berpotensi merugikan ekosistem laut dan merampas hak masyarakat nelayan yang bergantung pada hasil laut untuk keberlangsungan hidup. “Kami meminta Jaksa Agung untuk tidak ragu mengusut siapa pun yang terlibat dalam kasus ini, termasuk jika ada indikasi penyalahgunaan wewenang,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kasus ini harus menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih memperhatikan aspek keberlanjutan dan dampak sosial-ekonomi dalam setiap proyek yang menyangkut kawasan pesisir. “Pemasangan pagar laut yang tidak sesuai regulasi dapat memengaruhi kelangsungan hidup nelayan kecil, dan hal ini tidak bisa dibiarkan,” ujarnya.

Koordinator Satu Hati Yunior berharap agar penegakan hukum dalam kasus ini berjalan transparan dan adil. Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal proses hukum agar tidak ada pihak yang mencoba menghalangi jalannya penyelidikan.

“Jika masalah ini dibiarkan, dampaknya bukan hanya pada lingkungan, tetapi juga pada kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Oleh karena itu, kami mendukung penuh langkah Jaksa Agung untuk menuntaskan kasus ini,” pungkasnya.

Kasus pemasangan pagar laut saat ini menjadi isu hangat di berbagai daerah, terutama karena dampaknya yang signifikan terhadap kehidupan nelayan dan keberlanjutan lingkungan. Pemerintah diharapkan dapat segera mengambil langkah strategis untuk mengatasi permasalahan ini.(*)

Berita Terkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam
BP Batam Dukung Upaya Dewan Pers Wujudkan Tata Kelola Jurnalisme Profesional dan Patuh Terhadap Kode Etik Jurnalistik
Ketum DPP PJS Mahmud Marhaba Perkuat Konsolidasi Nasional Menuju Verifikasi Dewan Pers
Soal Polemik Ijazah Gibran, Andi Azwan Minta Masyarakat Menunggu Penjelasan Terbuka
Bukan Sekadar Militan Politik, Ini Sisi Lain Andi Azwan
BP Batam Perkuat Perizinan untuk Pelaku Usaha
“Jelang Rakernas III PJS di Batam, Perkuat Koordinasi”

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:47 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:41 WIB

BP Batam Dukung Upaya Dewan Pers Wujudkan Tata Kelola Jurnalisme Profesional dan Patuh Terhadap Kode Etik Jurnalistik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Ketum DPP PJS Mahmud Marhaba Perkuat Konsolidasi Nasional Menuju Verifikasi Dewan Pers

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Soal Polemik Ijazah Gibran, Andi Azwan Minta Masyarakat Menunggu Penjelasan Terbuka

Berita Terbaru