lancangkuningnews.com. Karimun – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Karimun, Iskandarsyah dan Rocky Marciano Bawole, kembali menggelar kampanye di Teluk Lekop, Desa Pongkar, Kamis (24/10/2024). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dengan masyarakat, dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Nurdin Basirun, tokoh masyarakat dan mantan Gubernur Kepri, serta beberapa perwakilan partai, termasuk Ketua PKB Nyimas Novi Ujiani dan anggota DPRD Firdaus dari PKB.
Dalam kampanyenya, Iskandarsyah menyampaikan keyakinan akan kemenangan mereka, menargetkan dukungan sebesar 80% dari masyarakat Teluk Lekop. Ia menyebut bahwa Rocky telah banyak berkontribusi untuk desa tersebut, yang diyakininya akan mendorong masyarakat memilih mereka dalam Pilkada mendatang.
“Karena di sini Pak Rocky telah banyak berbuat hal yang baik, ini merupakan bentuk rasa terima kasih. Mudah-mudahan 80% masyarakat Teluk Lekop Desa Pongkar memilih kami,” tutur Iskandarsyah.
Sementara itu, Rocky Marciano Bawole berjanji akan mewakafkan tanah miliknya di Teluk Lekop untuk mendukung pembangunan wilayah. Ia juga merespons aspirasi masyarakat mengenai kebutuhan penerangan jalan dan memastikan program Kartu Satu akan tetap dijalankan jika terpilih.
“Insyaallah, jika saya terpilih menjadi Wakil Bupati Karimun, saya akan mewakafkan tanah saya di Teluk Lekop ini. Mengenai kurangnya lampu penerangan, kami akan segera usahakan agar Teluk Lekop terang. Program Kartu Satu juga tetap kami laksanakan,” ujarnya.
Kehadiran Nurdin Basirun, tokoh masyarakat yang pernah menjabat sebagai Gubernur Kepri, disambut antusias oleh warga. Nurdin menekankan pentingnya prinsip kepemimpinan yang baik dan kontinuitas pembangunan, seraya menyatakan dukungannya terhadap pasangan Iskandarsyah-Rocky (ISROCK).
“Masyarakat sekarang sudah cerdas, mereka tahu apa yang kita lakukan benar atau tidak. Mereka juga ingin melihat apa yang dulu saya kerjakan, baik di Kabupaten maupun Provinsi, bisa berkelanjutan,” kata Nurdin.
Ia juga menyinggung pentingnya penekanan inflasi dan menyebut bahwa Karimun memiliki potensi sebagai pusat logistik di Kepri. Menurutnya, akses ekonomi harus terbuka untuk menekan harga kebutuhan pokok yang tinggi akibat biaya pengangkutan dari Pulau Jawa.
“Saya pernah meminta langkah besar menjadikan Karimun pusat logistik. Ini sudah kami rapatkan dengan beberapa pejabat negara, agar harga bahan pokok bisa lebih terkontrol,” jelasnya.
Kampanye ini menegaskan komitmen ISROCK untuk pembangunan berkelanjutan di Karimun, sekaligus menggarisbawahi pentingnya peran logistik sebagai upaya stabilisasi ekonomi di Kepulauan Riau. (ED)















