
Anambas, lancangkuningnews.com – Sebuah insiden terjadi di perairan dekat Masjid Agung Tarempa pada Kamis pagi (10/10/2024) sekitar pukul 08.45 WIB. Sebuah pompong nelayan hancur setelah ditabrak oleh kapal kargo, mengakibatkan empat orang nelayan hampir kehilangan nyawa.
Bakri, salah satu korban yang merupakan warga Desa Temburun, menceritakan kejadian tersebut saat ditemui oleh awak media. “Pagi itu kami bekerja di sekitar karang, menyelam untuk memasang bubu (perangkap ikan), ketika itu ia merasakan ada masalah dengan kompresor yang menyebabkan napasnya sesak. “Saya naik ke permukaan untuk memeriksa, dan melihat selang kompresor terlilit di kipas mesin. Saya langsung meminta Rendi mematikan mesin induk untuk memperbaiki selang tersebut, karena jika mesin tetap hidup, sangat berisiko bagi keselamatan kami,” katanya.
Namun, sebelum Bakri sempat menyelesaikan perbaikannya, kapal kargo sudah mendekati pompong mereka. Ia langsung memperingatkan rekan-rekannya untuk melompat ke laut. “Kami sempat terapung-apung di air selama beberapa menit sebelum akhirnya diselamatkan oleh nelayan lain yang berada di sekitar lokasi,” ungkap Bakri.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil cukup besar dengan hancurnya pompong mereka. Kasus ini tengah dalam penyelidikan pihak berwenang untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut. (FD)















