Penurunan Angka Stunting Kecamatan Mandah Menuju Generasi Sehat

Kamis, 3 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lancangkuningnews.com. Inhil – Dalam upaya serius mengatasi masalah stunting, Kecamatan Mandah menunjukkan progres signifikan dalam penurunan angka stunting pada balita. Data terbaru menunjukkan bahwa prevalensi stunting telah menurun dari 1,43% pada tahun 2022 menjadi 1,07% pada tahun 2024. Penurunan ini merupakan hasil dari berbagai program dan intervensi yang terintegrasi dalam upaya kesehatan masyarakat.

Stunting, yang merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis, dapat mengakibatkan anak memiliki perkembangan fisik dan kognitif yang tidak optimal. Dengan memperhatikan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), periode krusial untuk pertumbuhan anak, pihak pemerintah dan masyarakat berupaya keras untuk memberikan perhatian lebih kepada anak-anak di Kecamatan Mandah.

Intervensi yang Efektif.

Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk sosialisasi ASI eksklusif, pendidikan gizi untuk ibu hamil, pemberian Tablet Tambah Darah (TTD), dan program penyehatan lingkungan. Salah satu langkah konkret adalah penguatan pemberian makanan bergizi bagi ibu hamil dan anak balita.Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir Rahmi Indrasuri, SKM, MKL menjelaskan, “Kami telah melakukan rembuk stunting yang melibatkan 26 desa lokus, termasuk Desa Batang Tumu di Kecamatan Mandah, untuk mengkoordinasikan intervensi yang lebih spesifik dan efektif.”

Tantangan dan Perhatian Khusus

Meskipun ada kemajuan, tantangan masih ada. Akses air bersih dan sanitasi yang kurang memadai di beberapa wilayah menjadi salah satu faktor penyebab stunting. Selain itu, rendahnya angka pemberian ASI eksklusif juga menjadi perhatian. “Kami perlu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ASI dan pola asuh yang benar,” tambahnya.

Harapan untuk Generasi Sehat

Pemerintah Kecamatan Mandah berharap dukungan dari semua sektor untuk lebih berkomitmen dalam pencegahan stunting. “Kami ingin semua pihak, termasuk masyarakat dan sektor swasta, terlibat aktif untuk menciptakan generasi yang sehat dan produktif,” ungkap camat setempat.

Dengan langkah-langkah terencana dan kerja sama yang kuat, Kecamatan Mandah bertekad untuk mengurangi angka stunting lebih jauh dan memastikan setiap anak memiliki kesempatan tumbuh sehat dan cerdas. Ini adalah investasi untuk masa depan yang lebih baik.

Berita Terkait

Jaga Fasilitas Publik, Cegah Risiko dan Lindungi Keselamatan Bersama
Pemko Batam dan Wajib Pajak Bersinergi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan
Komisi IV DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Bahas Dugaan Ketidaksesuaian Administrasi KB Yayasan Djuwita Prakarsa
Komisi VI DPR RI Apresiasi Kinerja BP Batam: Dukung Penguatan Anggaran dan Percepatan Program Investasi Tahun 2027
Wakil Ketua I Dprd Batam Hadiri Upacara Bendera 17 Hari Bulan Tingkat Kota Batam
Ketua DPRD Batam Terima Aspirasi Mahasiswa, Siap Teruskan Tuntutan ke Pemerintah Pusat
Firmansyah Apresiasi Layanan Rahn BRK Syariah, Perkuat Akses Pembiayaan Masyarakat Batam
Batam Tegas Berantas Komplotan Rayap Besi Perusak Fasilitas Publik

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:44 WIB

Jaga Fasilitas Publik, Cegah Risiko dan Lindungi Keselamatan Bersama

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:28 WIB

Pemko Batam dan Wajib Pajak Bersinergi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:17 WIB

Komisi IV DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Bahas Dugaan Ketidaksesuaian Administrasi KB Yayasan Djuwita Prakarsa

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:42 WIB

Komisi VI DPR RI Apresiasi Kinerja BP Batam: Dukung Penguatan Anggaran dan Percepatan Program Investasi Tahun 2027

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Wakil Ketua I Dprd Batam Hadiri Upacara Bendera 17 Hari Bulan Tingkat Kota Batam

Berita Terbaru

Jaga Fasilitas Publik, Cegah Risiko dan Lindungi Keselamatan Bersama (dok/photo)

Pilihan Editor

Jaga Fasilitas Publik, Cegah Risiko dan Lindungi Keselamatan Bersama

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:44 WIB

error: Content is protected !!