
Anambas, Lancangkuningnews.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPRPRKP) Kabupaten Kepulauan Anambas, Syarif Ahmad, kembali menjadi korban pencatutan nama oleh oknum tak bertanggung jawab yang menjalankan aksi penipuan. Kejadian ini menambah daftar kasus serupa yang telah terjadi sebelumnya.
Pada 7 Mei 2024 lalu, nomor WhatsApp pribadi milik Syarif sempat diretas oleh pihak yang tidak dikenal. Kali ini, nama dan nomor telepon tak dikenal digunakan oknum untuk mengatasnamakan dirinya dalam menawarkan paket APBN kepada beberapa kepala desa di Anambas.
Syarif Ahmad, melalui sambungan telepon pada Sabtu (19/10/2024), mengungkapkan kekhawatirannya terhadap aksi penipuan yang menggunakan namanya. Ia memperingatkan masyarakat Anambas, khususnya para kepala desa, untuk tidak merespons pesan atau panggilan yang mengatasnamakan dirinya.
“Jika ada nomor yang menggunakan nama saya dan meminta uang melalui WhatsApp, saya mohon agar tidak merespons karena itu bukan saya,” ujar Syarif. Ia juga mengingatkan bahwa hari ini beberapa kepala desa telah menerima telepon dari nomor yang menawarkan paket APBN atas nama dirinya, yang jelas merupakan penipuan.
Syarif mengimbau masyarakat dan para kepala desa di Anambas untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap penipuan, berita hoaks, serta peretasan dan penipuan online (scam). Ia menegaskan pentingnya menjaga keamanan informasi pribadi dan tidak mudah percaya dengan pesan-pesan mencurigakan melalui media sosial.
Syarif juga memperingatkan agar masyarakat segera mengabaikan jika menerima pesan dari nomor +62 859-3027-5912, yang mengatasnamakan dirinya, karena nomor tersebut bukan miliknya.
“Untuk seluruh masyarakat Anambas, saya harap dapat lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penipuan ini,” tegasnya.
Tetap waspada dan laporkan setiap aktivitas mencurigakan agar penipuan serupa tidak terjadi lagi di wilayah Kepulauan Anambas. (FD)















