Momen Orator Demo Kaltim Minta Massa Mundur saat Barisan Mulai Mendorong Aparat

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 689

Kalimantan Timur,lancangkuningnews.com – Ribuan massa yang berasal dari mahasiswa dan organisasi masyarakat mendatangi Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) untuk menyuarakan protes kebijakan Gubernur Rudy Mas’ud pada Selasa, 21 April 2026.

‎Kericuhan sempat terjadi saat sejumlah oknum pendemo mulai melempari batu dan botol air mineral ke arah aparat yang berjaga sekitar pukul 18.00 WITA.

‎Namun, sebelum suasana demo berubah menjadi panas, viral di media sosial aksi orator yang menyuruh mundur massa agar tidak terjadi saling dorong dengan aparat.

‎Momen tersebut terjadi pada sore hari ketika terlihat massa mulai mencoba untuk maju dan aparat mendorong untuk menjaga barisannya.

‎“Tiga langkah ke belakang, jalan!” teriak orator kepada massa pendemo dalam video yang diunggah akun Instagram @narasikaltim pada Selasa, 21 April 2026.

Ingatkan Ada Massa dari Keluarga Aparat

‎Dalam video yang kini telah diputar lebih dari 490 ribu kali penayangan itu juga terdengar orator yang mengingatkan ada pendemo yang berasal dari keluarga aparat.

‎“Jangankan mukul-mukul aparat, kalian melempar gedung juga nggak ada gunanya,” kata orator aksi.

‎“Teman-teman, di antara kita yang ikut demo itu anak Polisi, betul nggak? Nih Pak, anak bapak. Teman-teman yang di depan, tolong hargai komando,” lanjutnya.

‎Lebih lanjut, ia juga mengingatkan agar aksi tetap berlangsung kondusif dan diselesaikan dengan komunikasi yang baik.

‎“Jangan ada gerakan tambahan, cukup orang-orang di luar gerakan ini aja yang lobi-lobi banyak gerakan tambahan. Di antara ini juga ada bapak teman kita yang bertugas, jangan mau diadu domba dan digesekkan,” paparnya.

‎Menariknya, dalam unggahan tersebut juga terlihat akun Polantas Polda Kaltim yang meninggalkan komentar.

‎“Anakku mana anakku? Terima kasih, Alhamdulillah berjalan kondusif. Terlepas dari tugas kami, kami pun masih merasa sebagai rakyat, tetap kalian saudara kami,” ungkap pihak Polantas.

‎Tuntutan Demo 21 April 2026 di Kantor Gubernur Kaltim

‎Demo yang berlokasi di Samarinda itu dipicu oleh kebijakan-kebijakan Gubernur dan keinginan masyarakat agar ada transparansi.

‎Sebelum melakukan demo di depan Kantor Gubernur, massa sempat berkumpul dan menggelar aksi di depan kantor DPRD Kaltim.

‎Dua hal yang disorot dalam demo kali ini adalah anggaran fantastis Pemprov Kaltim untuk mobil dinas gubernur senilai Rp8,5 miliar dan anggaran Rp25 miliar untuk renovasi rumah jabatan gubernur dan wakil gubernur.

‎Nominal besar tersebut seolah kontradiktif dengan efisiensi anggaran oleh pemerintah saat ini. (Bill)

‎

Berita Terkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari
Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam
Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026
Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan
Keluarga Besar PJS Sambut Hari Bakti BP Ke 55
Sekda Sahtiar Tutup Pertandingan Gasing Antar Desa, Lestarikan Budaya Melayu di Anambas
Sekda Sahtiar Tutup Neknang Cup II 2026, Dorong Sepak Takraw Anambas Terus Berkembang

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:47 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan

Berita Terbaru