Kronologi Kecelakaan KA Argo Bromo vs Avanza di Grobogan Jateng, Diduga Bermula saat Mobil Melintas di Rel Tanpa Palang Pintu‎

Minggu, 3 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menyoroti insiden kecelakaan KA Argo Bromo dengan mobil rombongan haji di Grobogan, Jawa Tengah. Berikut ulasannya. (Instagram.com/@cretivox)

Menyoroti insiden kecelakaan KA Argo Bromo dengan mobil rombongan haji di Grobogan, Jawa Tengah. Berikut ulasannya. (Instagram.com/@cretivox)

Views: 735

Jateng,lancangkuningnews.com – Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti insiden kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan sebuah mobil rombongan haji di Grobogan, Jawa Tengah (Jateng).

‎Peristiwa yang terjadi pada Jumat, 1 Mei 2026 dini hari tersebut, dilaporkan menyebabkan 4 korban tewas, dan 5 orang terluka.

‎Mereka diketahui merupakan penumpang mobil yang menjadi rombongan haji yang sempat melintasi rel kereta api di kawasan Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Grobogan.

‎Dalam unggahan Instagram @cretivox, pada Sabtu, 2 Mei 2026, dilaporkan pada saat itu, terdapat kabut sehingga jarak pandang mobil terbatas.

‎”Akibatnya mobil yang membawa 9 penumpang itu tertabrak kereta saat melintas, diduga karena jarak sudah terlalu dekat,” ungkap postingan tersebut.

‎”Benturan keras membuat kendaraan terpental hingga sekitar 20 meter ke area persawahan,” tambahnya.

‎Lantas, bagaimana otoritas berwenang menuturkan insiden tragis yang melibatkan KA Argo Bromo dengan sebuah mobil di wilayah Grobongan, Jateng? Berikut ini kronologinya.

‎Rel Tanpa Palang Pintu

‎Secara terpisah, Kasatlantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani membenarkan terjadinya kecelakaan kereta api dengan sebuah mobil berpenumpang 9 orang.

‎Dalam kasus ini, Kumala menuturkan adanya dugaan pengemudi mobil kurang berhati hati saat melintasi rel tanpa paling pintu di wilayah tersebut.

‎Mobil Toyota Avanza berpelat H 1060 ZP itu kemudian dilaporkan tertabrak Kereta Api Argo Bromo Anggrek yang melintas.

Kondisi jalan yang minim penerangan dan kurangnya rambu rambu peringatan bagi kendaraan di lintasan rel tanpa palang pintu ini, juga diduga menjadi pemicu kecelakaan tersebut.

‎”Dari 9 penumpang, 4 korban meninggal dunia, 3 korban rawat jalan, dan 2 korban dirawat di RSUD R Soejati Purwodadi Grobogan,” kata Kumala dalam keterangannya, pada Jumat, 1 Mei 2026.

‎”Kasus kecelakaan ini masih kami dalami,” tambahnya.

‎Insiden usai Antarkan Calon Haji

‎Dalam kesempatan yang sama, Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polres Grobogan, Iptu Eko Ari Kisworo menambahkan, para korban penumpang mobil Avanza merupakan warga Kabupaten Grobogan.

‎Eko menyebut, para korban tergabung dalam rombongan pengantar jemaah haji.

‎Toyota Avanza berwarna putih memuat 9 penumpang itu ternyata merupakan rombongan asal Grobogan, usai mengantarkan keberangkatan haji ke Solo.

‎”Rombongan pengantar haji, jadi tidak ada (korban) calon haji. Tunggu ya masih didalami,” ujar Eko.

‎KAI Angkat Bicara

‎Pada kesempatan berbeda, Humas KAI Daop 4 Semarang membenarkan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasarturi dilaporkan tertemper mobil.

‎Hal itu disampaikan Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif dalam pernyataan resminya, pada Jumat, 1 Mei 2026.

‎”Mobil mengangkut rombongan pengantar jamaah haji berisi 9 orang tertabrak kereta api Argo Bromo Anggrek saat melintas di lokasi tersebut, ” terang Luqman.

‎Atas insiden ini, kereta Argo Bromo Anggrek sempat melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Kradenan pada pukul 02.54 WIB.

‎Luqman menjelaskan, saat berhenti di stasiun itu, dilakukan pemeriksaan kondisi sarana kereta api usai tertemper mobil.

‎”Setelah dinyatakan aman oleh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), perjalanan kembali dilanjutkan pada pukul 02.56 WIB,” tambahnya. (Bill)

‎

Berita Terkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari
Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam
Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026
Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan
Keluarga Besar PJS Sambut Hari Bakti BP Ke 55
Sekda Sahtiar Tutup Pertandingan Gasing Antar Desa, Lestarikan Budaya Melayu di Anambas
Sekda Sahtiar Tutup Neknang Cup II 2026, Dorong Sepak Takraw Anambas Terus Berkembang

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:47 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan

Berita Terbaru