Koleksi Museum Raja Ali Haji Batam Kini Dapat Diakses QR Code

Sabtu, 2 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 659

LANCANGKUNINGNEWS.COM. Batam 2/7/2022 — Asiknya menelusuri Museum Raja Ali Haji yang terletak di Dataran Engku Putri, Batam. Hanya dengan mengisi daftar kunjungan, kita sudah dapat menikmati suasana di dalam museum sepuasnya.

Selain dapat melihat benda-benda koleksi museum, pengunjung juga dapat mengetahui sejarah peradaban Batam sejak era Kerajaan Riau Lingga, zaman Belanda, Temenggung Abdul Jamal, zaman Jepang, era Kemerdekaan Indonesia, hingga Pemerintah Kabupaten Kepri.

Bahkan dibeberkan kan juga sejarah ketika awal lahirnya Otorita Batam (kini Badan Pengusahaan Batam), era kepemimpinan BJ Habibie membangun Batam, Kota Administratif, masuk Sejarah Astaka, Khazanah Melayu, hingga kini.

Yang tak kalah pentingnya wisatwan dapat mengabadikan momen dengan berfoto di antara benda koleksi dan suasana yang menarik di dalam museum.

Museum Kota Batam Raja Ali Haji ini, dibuka oleh pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Batam ke 191.

Pembukaan ditandai saat Wali.Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), membuka tirai sketsa wajah Raja Isa bin Raja Ali atau Nong Isa.

Nong Isa merupakan penerima mandat Sultan Abdul Rahman Muazzam Syah dari Kesultanan Lingga, untuk memerintah kawasan Nongsa dan sekitarnya pada 18 Desember 1829.

Pemerintahan Nong Isa itulah yang menjadi tonggak lahirnya Kota Batam.

Di Museum Raja Ali Haji ini, terdapat 72 benda koleksi yang dapat diakses melalui kode quick respons (QR) guna memudahkan wisatawan dalam memperoleh informasi secara lengkap mengenai koleksi museum.

Dengan memanfaatkan teknologi, museum ini juga menjadi pendukung di era digital. Sehingga museum dapat menciptakan daya tarik bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, terlebih saat ini pintu masuk wisatwan sudah dibuka.

HMR berharap kehadiran museum mampu menjadi tempat wisata baru di daerah setempat, selain menjadi wahana pembelajaran sejarah.

Ia juga menginginkan agar koleksi benda-benda bersejarah bertambah sehingga sejarah kota kepulauan itu dapat terdeskripsikan dengan baik di dalam Museum Batam Raja Ali Haji.

“Kita berharap, benda bersejarah peninggalan Batam yang belum ada, bisa segera masuk untuk melengkapi museum ini,” ujar HMR. (Bd)

Berita Terkait

BP Batam Siapkan Sekolah Merah Putih di Rempang, SD hingga SMA Ditargetkan Rampung 2028
Ruslan Sinaga Buka Persoalan Banjir Bengkong, Survei Ada, Lalu Apa Tindakannya?
BP Batam Komitmen Jaga Ketahanan Produksi Air Baku, Antisipasi Dampak El Nino di Waduk Nongsa
TP PKK Desa Tarempa Barat Daya Jadi Lokus Penilaian Kampung Ceria Tingkat Kabupaten
Kapolres Anambas Disambut Tepung Tawar, Kain Cual, dan Doa Masyarakat
Wabup Anambas Raja Bayu Hadiri Bimtek Pemenangan Pemilu Anggota Fraksi Golkar se-Indonesia
Informasi Gangguan Listrik PLN Batam
Jelang Porprov VI Kepri, KONI Anambas Pantau Kesiapan Atlet Bulutangkis

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:31 WIB

BP Batam Siapkan Sekolah Merah Putih di Rempang, SD hingga SMA Ditargetkan Rampung 2028

Rabu, 23 September 2026 - 18:18 WIB

Ruslan Sinaga Buka Persoalan Banjir Bengkong, Survei Ada, Lalu Apa Tindakannya?

Selasa, 22 September 2026 - 21:59 WIB

BP Batam Komitmen Jaga Ketahanan Produksi Air Baku, Antisipasi Dampak El Nino di Waduk Nongsa

Senin, 21 September 2026 - 14:41 WIB

TP PKK Desa Tarempa Barat Daya Jadi Lokus Penilaian Kampung Ceria Tingkat Kabupaten

Minggu, 20 September 2026 - 19:08 WIB

Wabup Anambas Raja Bayu Hadiri Bimtek Pemenangan Pemilu Anggota Fraksi Golkar se-Indonesia

Berita Terbaru

error: Content is protected !!