Kemenimipas dan Kemnaker Bangun Sinergi untuk Tingkatkan Pelatihan di Lapas

Jumat, 17 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 698

lancangkuningnews.com. Jakarta — Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menyambut baik inisiatif Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk membangun sinergi antara kedua institusi. Staf Khusus Menimipas, Abdullah Rasyid, menyatakan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti kesepakatan hasil pertemuan antara Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli pada 8 Januari lalu.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk mengoptimalkan fungsi kedua kementerian, khususnya dalam meningkatkan akses pelatihan dan sertifikasi bagi warga binaan di lembaga pemasyarakatan (Lapas).

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap ada perbaikan signifikan dalam tata kelola pembinaan di Lapas. Kami siap menyediakan apa yang dibutuhkan Kemnaker untuk mendukung kerja sama ini,” ujar Rasyid, Jumat (17/1).

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan rencana menghadirkan program pelatihan vokasi di Lapas. Program ini akan memberikan pelatihan keterampilan dan sertifikasi kompetensi bagi para penghuni Lapas, dengan modul pelatihan dan instruktur yang disediakan langsung oleh Kemnaker, serta sertifikasi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Saat ini, menurut data Kemenimipas, terdapat 270.000 warga binaan di 374 Lapas, 162 rumah tahanan (Rutan), dan berbagai unit lainnya. Rasyid menilai jumlah tersebut merupakan potensi besar untuk mendukung sektor ketenagakerjaan serta sektor lain seperti ketahanan pangan yang sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo.

“Para warga binaan memiliki latar belakang beragam, mulai dari lulusan SD hingga profesor, dari tenaga kerja low skill hingga ahli di bidang IT. Jika Kemnaker memiliki sistem pelatihan yang mampu menjangkau semuanya, potensi ini dapat dimanfaatkan secara produktif,” jelas Rasyid.

Lebih lanjut, Rasyid menekankan bahwa pelatihan dan sertifikasi keterampilan ini diharapkan mampu mengurangi stigma yang melekat pada mantan narapidana. “Dengan skill yang mumpuni dan sertifikasi resmi, mereka bisa lebih mudah diterima kembali oleh masyarakat,” tambahnya.

Kolaborasi antara Kemenimipas dan Kemnaker ini diharapkan dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas.

Berita Terkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam
BP Batam Dukung Upaya Dewan Pers Wujudkan Tata Kelola Jurnalisme Profesional dan Patuh Terhadap Kode Etik Jurnalistik
Ketum DPP PJS Mahmud Marhaba Perkuat Konsolidasi Nasional Menuju Verifikasi Dewan Pers
Soal Polemik Ijazah Gibran, Andi Azwan Minta Masyarakat Menunggu Penjelasan Terbuka
Bukan Sekadar Militan Politik, Ini Sisi Lain Andi Azwan
Firli Bahuri Resmi Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude dan IPK 4,0
BP Batam Perkuat Perizinan untuk Pelaku Usaha

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:47 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:41 WIB

BP Batam Dukung Upaya Dewan Pers Wujudkan Tata Kelola Jurnalisme Profesional dan Patuh Terhadap Kode Etik Jurnalistik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Ketum DPP PJS Mahmud Marhaba Perkuat Konsolidasi Nasional Menuju Verifikasi Dewan Pers

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Soal Polemik Ijazah Gibran, Andi Azwan Minta Masyarakat Menunggu Penjelasan Terbuka

Berita Terbaru