Kasus cekcok pengendara mobil dan motor di Mojokerto, Jawa Timur

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 691

Mojokerto,lancangkuningnews.com – Polres Mojokerto Kota membagikan perkembangan terbaru dari kasus viral pengendara mobil memaki pengendara motor di Jalan Empunala, Kota Mojokerto.

‎Kasus viral tersebut telah masuk ke ranah hukum, dan pengendara mobil diamankan oleh Polres Mojokerto Kota usai pemotor memasukkan laporannya.

‎Pengendara mobil yang berinisial IM (28) dijemput oleh Polisi di wilayah Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

‎Plat Mobil Ditutup, Takut Ketahuan

‎Dalam unggahan terbaru Instagram Polres Mojokerto Kota, terungkap bahwa IM mengetahui dirinya viral dan mencoba untuk menutupi plat mobilnya.

‎IM dibawa ke kantor Polres Mojokerto Kota pada Sabtu malam, 18 April 2026.

‎“Malem-malem Tim Resmob Polres Mojokerto Kota berhasil mengamankan pelaku yang kemarin viral ya di Jalan Empunala, diamankan di Pandaan,” ungkap keterangan dalam video yang diunggah pada Senin, 20 April 2026.

‎“Malam ini juga langsung dibawa ke Polres Mojokerto bersama dengan barang bukti mobil yang platnya ditutup, katanya takut,” imbuhnya.

‎Mobil Daihatsu Ayla berwarna hitam itu turut dibawa dan terlihat dalam video, nomor polisi di plat tersebut telah ditutup sebagian.

‎Mediasi Damai, Dimaafkan tapi Hukum Tetap Berlanjut

‎Selanjutnya, upaya mediasi juga telah dilakukan oleh pihak Kepolisian agar kedua belah pihak berdamai.

‎“Karena perkara belum dicabut, Polisi bisa menghentikan perkara itu ketika korban menyatakan dicabut dan itu sebagai permohonan,” kata pihak Polres Mojokerto Kota dalam video yang diunggah pada Senin, 20 April 2026.

‎“Tapi, karena ini belum ada pencabutan pelaporan, otomatis perkara ini juga akan kita jalankan dulu. Nanti, bagaimana ke belakangnya, tetap barangkali masih harus follow up pada keluarga korban bagaimana diselesaikan dengan baik,” lanjutnya.

‎Sementara korban, yakni pemotor bernama Lutviana, mengatakan dirinya sudah memaafkan, tapi jalur hukum tetap berlanjut.

‎“Hasil mediasi dengan mbaknya tadi, mbaknya minta maaf tapi kita secara manusiawi sudah memaafkan. Tapi, ini kan negaranya negara hukum, jadi semua kasus yang terjadi kemarin saya serahkan ke pihak kepolisian,” kata Lutviana.

‎Berharap Ada Efek Jera

‎Lebih lanjut, Lutviana juga menyebut bahwa proes hukum tetap berlanjut agar ada efek jera bagi pelaku dan tindakan serupa.

‎“Kita harus memberikan efek jera, karena biar dia tidak mengulangi kesalahan yang sama nanti,” ujar Lutviana.

‎Saat bertemu dengan IM, Lutviana menyampaikan uneg-uneg usai kejadian viral itu.

‎“Sampean ngeplak (menampar) saya, ngata-ngatain saya di depan umum seakan-akan saya ini ngerebut suamimu. Saya dikatai-katain, semua yang di kebun binatang keluar semua. Kalau dibalik, mau?” Sambungnya.

‎“Kalau misalnya nanti diulangi di jalan, kasihan yang di jalan. Kemarin itu saya, untuk saya, kalau orang lain?” tukasnya.

‎IM Mengaku Khilaf dan Berharap Damai

‎Dengan mengenakan masker hitam, IM menjelaskan bahwa kejadian tanggal 14 April 2026 itu, ia tersulut emosi karena Lutviana memotong jalannya.

‎“Tersulut emosi, spontan, khilaf. Harapannya semoga dimaafkan karena saya ada anak, kasihan anak saya,” kata IM.

‎“Posisi saya sama anak di dalam mobil, saya khawatirkan anak saya takut kenapa-napa. Jadi, Bu Lutvi langsung dari kiri ke kanan, di depan ada mobil orang lain, Bu Lutvi ini masuk di tengah-tengah mobil saya dan mobil orang,” terangnya.

‎Kronologi Menurut Pengendara Motor

‎Pengendara motor, Lutviana sempat melakukan klarifikasi dengan mengatakan bahwa dirinya pun tak menyadari telah memotong jalan dari pengendara mobil.

‎“Waktu pulang, saya lewat lampu merah Empunala. Itu sudah lampu hijau dan saya juga nggak sadar kalau posisinya waktu itu saya nyalip dia, dia nganggapnya saya motong jalan,” ucap pengendara motor dalam pernyataan yang diunggah oleh akun Instagram @andysugarr pada Kamis, 16 April 2026.

‎Sebelum terlibat cekcok di pinggir jalan, menurut pengakuan pengendara motor, wanita pemilik mobil sempat menyiramnya dengan air.

‎“Dia nyegat motor saya, nah saya disiram pakai air dari dalam mobilnya dia. Habis itu saya juga kaget, ‘Aku salah apa kok tiba-tiba disiram?’” imbuhnya.

‎Lebih lanjut, dirinya pun sempat meminta maaf jika saat mendahului, memotong jalan mobil yang dikendarainya.

‎“Dia ngomong terus, saya nggak dikasih kesempatan buat ngomong akhirnya saya diem aja, dilerai sama orang-orang juga,” lanjutnya.

‎Bahkan, sempat terlontar kata-kata tak pentas dari pengendara mobil untuknya ketika warga melerai.

‎Kasus ini viral karena warganet geram dengan IM sebagai pengendara mobil melibatkan aksi kekerasan fisik pada anak Lutviana yang masih SD. (Bill)

Berita Terkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari
Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam
Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026
Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan
Keluarga Besar PJS Sambut Hari Bakti BP Ke 55
Sekda Sahtiar Tutup Pertandingan Gasing Antar Desa, Lestarikan Budaya Melayu di Anambas
Sekda Sahtiar Tutup Neknang Cup II 2026, Dorong Sepak Takraw Anambas Terus Berkembang

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:47 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan

Berita Terbaru