IKD Jadi Instrumen Perkuat Perlindungan Sosial

Selasa, 11 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 691

Diskominfo Batam – Identitas Kependudukan Digital (IKD) didorong tidak sekadar menjadi layanan administrasi kependudukan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai instrumen untuk memperkuat ketepatan sasaran program perlindungan sosial di Kota Batam. Pemerintah Kota (Pemko) Batam menilai pemanfaatan data kependudukan yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi penting untuk memastikan masyarakat yang berhak mendapatkan pelayanan dan bantuan pemerintah tidak terlewat.

Untuk itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mendorong agar IKD tidak berhenti pada tahap aktivasi, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk memudahkan pelayanan publik dan memperkuat ketepatan sasaran program perlindungan sosial di Batam.

Hal tersebut disampaikan Firmansyah saat mengikuti Rapat Koordinasi Analisis Capaian Pemanfaatan IKD dalam Mendukung Perluasan Program Perlindungan Sosial di Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (11/8/2026). Rapat koordinasi yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia itu berlangsung di Kantor Wali Kota Batam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Brigjen TNI Kartika Adi Putranta, Asisten Deputi Administrasi Wilayah dan Kependudukan; Noor Aras Arief, Analis Kebijakan Madya; jajaran Analis Kebijakan Muda dan Analis Kebijakan Pertama Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia; serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam, Sri Miranthy Adisthy.

Rapat membahas capaian pemanfaatan IKD, integrasi data kependudukan, serta strategi memperluas penggunaan identitas digital untuk mendukung pelayanan publik dan program perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran.

Firmansyah menilai, pemanfaatan IKD menjadi penting bagi Batam yang memiliki mobilitas penduduk tinggi. Kondisi tersebut membutuhkan data kependudukan yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi sebagai dasar pemerintah dalam merancang dan menjalankan berbagai program pelayanan masyarakat.

“Kami berharap IKD ini benar-benar berjalan dan dimanfaatkan di Kota Batam. Jangan hanya berhenti pada aktivasi, tetapi harus hadir dalam pelayanan dan memberikan kemudahan nyata bagi masyarakat,” ujar Firmansyah.

Menurutnya, keberhasilan penerapan IKD tidak hanya diukur dari banyaknya masyarakat yang melakukan aktivasi. Lebih dari itu, IKD harus dapat dimanfaatkan dalam ekosistem pelayanan digital pemerintah sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Batam adalah kota dengan mobilitas penduduk yang sangat tinggi. Karena itu, kita membutuhkan data yang terus diperbarui dan dapat dimanfaatkan lintas layanan. IKD harus menjadi instrumen yang benar-benar bekerja untuk masyarakat,” katanya.

Firmansyah juga menekankan bahwa pemanfaatan IKD dapat mendukung ketepatan sasaran program perlindungan sosial. Integrasi data kependudukan dengan berbagai program pemerintah diharapkan mampu membantu memastikan masyarakat yang berhak menerima manfaat tidak terlewat.

Di sisi lain, ia mengingatkan agar transformasi digital tetap memperhatikan kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan digital, termasuk lanjut usia, penyandang disabilitas, masyarakat berpenghasilan rendah, dan kelompok rentan lainnya.

“Digitalisasi jangan sampai menciptakan kelompok yang tertinggal. Kita ingin IKD menjadi solusi, bukan hambatan. Karena itu, implementasinya harus inklusif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Batam,” tegasnya.

Firmansyah menyampaikan, Pemerintah Kota Batam siap memperkuat sinergi antarinstansi untuk mengoptimalkan pemanfaatan IKD. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai penting agar transformasi digital kependudukan tidak sekadar menghasilkan data yang lebih baik, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Target akhirnya sederhana, data semakin akurat, pelayanan semakin mudah, dan masyarakat semakin cepat mendapatkan haknya. Kami berharap IKD di Batam bukan sekadar program digitalisasi, tetapi benar-benar menjadi bagian dari kehidupan pelayanan masyarakat,” tutup.(fd)

Penulis : BUDI

Editor : ANTON

Berita Terkait

Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan
BP Batam dan Wiraraja Sepakati Pengembangan PSN Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park
Jalan Gajah Mada Segera Dibuka, BP Batam Matangkan Tahapan Teknis
Kapolres Anambas Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Semangat Pengabdian dan Kepedulian
Kado Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026
Keluarga Besar PJS Sambut Hari Bakti BP Ke 55
Kapolres Anambas Pimpin Apel Operasi Patuh Seligi 2026, Polisi Bersama Masyarakat Wujudkan Keselamatan Berlalu Lintas
Bukan Sekadar Peringatan, Hari Bakti ke-55 Jadi Momentum BP Batam Pacu Kemajuan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:25 WIB

BP Batam dan Wiraraja Sepakati Pengembangan PSN Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Jalan Gajah Mada Segera Dibuka, BP Batam Matangkan Tahapan Teknis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Kapolres Anambas Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Semangat Pengabdian dan Kepedulian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Kado Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

Berita Terbaru