Gus Miftah Ajak Masyarakat Bangun Harmoni Antar Umat Beragama dalam Acara ‘Peluk Indonesia 2026’ di Bali

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendakwah, Miftah Maulana Habiburrahman atau akrab disapa Gus Miftah beri pesan toleransi antar umat beragama dalam acara ‘Peluk Indonesia 2026’ di Bali.

Pendakwah, Miftah Maulana Habiburrahman atau akrab disapa Gus Miftah beri pesan toleransi antar umat beragama dalam acara ‘Peluk Indonesia 2026’ di Bali.

Views: 698

Bali,lancangkuningnews.com – Pendakwah, Miftah Maulana Habiburrahman atau akrab disapa Gus Miftah mengajak masyarakat agar senantiasa menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman.

‎Hal itu disampaikan Gus Miftah dalam acara Peluk Indonesia 2026 bertema “Beda Iman, Saling Menguatkan” yang digelar di Vihara Buddha Sakyamuni, Denpasar, Bali, pada Sabtu, 9 Mei 2026.

‎Dalam acara ini, Bali dipilih sebagai lokasi pembukaan karena dinilai menjadi simbol toleransi dan harmoni antar umat beragama di Indonesia.

‎Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pertemuan lintas iman untuk memperkuat nilai kebersamaan, saling menghormati, dan menjaga persatuan bangsa di tengah beragam suku, budaya, dan keyakinan.

‎Diketahui, Gus Miftah hadir sebagai perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia, serta sejumlah tokoh lintas agama dan masyarakat.

‎Pendiri Pondok Pesantren Ora Aji itu berpandangan, kehidupan masyarakat yang berdampingan di tengah perbedaan dianggap mencerminkan wajah Indonesia yang damai.

‎”Perbedaan bukan alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi ruang untuk saling menguatkan sebagai sesama anak bangsa,” kata Gus Miftah.

‎Gus Miftah menuturkan, masyarakat Indonesia perlu menjaga sikap toleransi, di tengah derasnya pengaruh media sosial yang kerap memicu polarisasi.

‎Ketika ditanya mengenai pesan yang ingin disampaikan kepada anak muda, Gus Miftah menyoroti munculnya sikap intoleransi yang banyak berawal dari ruang digital.

‎”Salah satu intoleransi muncul itu sekarang berangkat dari digital, media sosial,” bebernya.

‎”Maka anak-anak muda harus punya kesadaran untuk menjaga bangsa ini. Terima kasih banyak-banyak,” tutur Gus Miftah.

‎Di sisi lain, Gus Miftah menegaskan, keberagaman bukan ancaman, melainkan kekuatan besar yang dimiliki Indonesia untuk terus menjaga persatuan dan kedamaian.

‎”Indonesia besar karena keberagamannya, dan toleransi adalah fondasi penting untuk menjaga persatuan itu,” tandasnya. (Bill)

‎

Berita Terkait

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari
Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam
Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026
Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan
Keluarga Besar PJS Sambut Hari Bakti BP Ke 55
Sekda Sahtiar Tutup Pertandingan Gasing Antar Desa, Lestarikan Budaya Melayu di Anambas
Sekda Sahtiar Tutup Neknang Cup II 2026, Dorong Sepak Takraw Anambas Terus Berkembang
Wabup Raja Bayu Ajak Santri Anambas Perkuat Persatuan Menuju Indonesia Emas

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Keluarga Besar PJS Sambut Hari Bakti BP Ke 55

Berita Terbaru

Batam

Ahmad Arifin Raih Doktor, Bawa Gagasan Upah Berkeadilan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 07:57 WIB