BP Batam Kecam Perusakan Puluhan Tanaman Bugenvil, Ariastuty: “Tindakan Vandalisme Ini Ciderai Semangat Kolektif Program Penataan Kota”

Selasa, 19 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 677

BP Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, kembali mengecam keras tindakan perusakan puluhan tanaman bugenvil yang terjadi di beberapa titik, Selasa (19/5/2026).

Ariastuty menilai, tindakan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK) tersebut merupakan bentuk vandalisme yang merugikan upaya pemerintah dalam menata keindahan kota. Setelah sebelumnya, ulah pihak yang tidak bertanggung jawab juga menyebabkan kerusakan terhadap ratusan tanaman jati emas di beberapa titik.

“Kami sangat menyesalkan terjadinya perusakan terhadap tanaman bugenvil yang telah ditanam sebagai bagian dari upaya mempercantik Kota Batam. Tindakan seperti ini tidak dapat ditoleransi dan telah mencederai semangat kolektif di tengah komitmen pemerintah untuk menjadikan Batam sebagai kota modern yang estetik, hijau, dan nyaman bagi seluruh masyarakat maupun para investor yang datang,” tegas Tuty, panggilan akrabnya.

Berdasarkan laporan yang ia terima, sebanyak 59 tanaman bugenvil mengalami kerusakan tanpa sebab yang jelas. Dari jumlah tersebut, 13 tanaman diketahui hilang setelah diduga dibawa kabur, sementara sebagian lainnya ditemukan dalam kondisi tercabut dan dibuang di sekitar saluran parit.

Lebih lanjut, Tuty menegaskan bahwa setiap program penghijauan dan penanaman yang digagas pemerintah di bawah komando Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk menciptakan kualitas lingkungan yang lebih baik. Kehadiran tanaman hias seperti bugenvil ini tidak hanya berfungsi memperindah wajah kota, tetapi juga menjadi simbol kepedulian terhadap ruang kota yang lebih tertata.

Ia juga memastikan bahwa BP Batam akan melakukan penanganan cepat terhadap tanaman yang rusak serta memperkuat pengawasan di sejumlah titik penataan kota untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas publik yang telah dibangun. Keindahan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh warga. Jika melihat tindakan yang merusak fasilitas umum, kami berharap masyarakat tidak ragu untuk melapor agar dapat segera ditindaklanjuti,” pesannya.(adv-bd)

Berita Terkait

BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam
Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari
Ahmad Arifin Raih Doktor, Bawa Gagasan Upah Berkeadilan
Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid, General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton dan Penumpang Capai 7,5 Juta Orang
BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik
RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesia Excellent Hospital
BP Batam Resmi Buka Kembali Jalan Gajah Mada Lebih Cepat dari Target
BP Batam dan UIB Jalin Kerja Sama Penyelenggaraan Rumah Sakit Pendidikan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:42 WIB

BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Ahmad Arifin Raih Doktor, Bawa Gagasan Upah Berkeadilan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid, General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton dan Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:45 WIB

BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terbaru

Batam

Ahmad Arifin Raih Doktor, Bawa Gagasan Upah Berkeadilan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 07:57 WIB