Beredar Kasus Pencopetan yang Dialami Penumpang TransJakarta.

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 696

Dki jakarta,lancangkuningnews.com – Beredar video di media sosial yang berisi penuturan seorang korban yang diduga mengalami pencopetan di dalam bus TransJakarta (TJ) arah Balai Kota DKI Jakarta.

‎Dalam unggahan Instagram @jakarta.terkini, pada Kamis, 16 April 2026, terlihat seorang pria yang menceritakan kronologi insiden pencopetan tersebut.

‎”Kecopetan HP di TransJakarta 6A, Naik 6A dari Halte Underpass Kuningan ke arah Balai Kota,” demikian tertulis dalam postingan tersebut.

‎Pria itu mengaku ponselnya hilang usai didekati oleh orang tak dikenal (OTK) saat berada di dalam bus.

‎Lantas, bagaimana awal mula insiden pencopetan di dalam bus TransJakarta ini terjadi hingga akhirnya viral di media sosial? Berikut ini ulasannya.

‎Baru Sadar di Jembatan Ciliwung

‎Dalam postingan tersebut, dilaporkan seorang penumpang TransJakarta menjadi korban pencopetan saat berada di dalam bus koridor 6A arah Balai Kota DKI Jakarta, pada Rabu, 15 April 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.

‎Diketahui, korban sempat menaiki bus dari halte underpass Kuningan tanpa menyadari ada hal mencurigakan.

‎Pria tersebut mengaku baru sadar ponselnya hilang saat hendak memasuki jembatan penyeberangan Kali Ciliwung.

‎”Sadar pas mau naik jembatan itu, langsung panik dan cek Find My iPhone,” ungkap korban.

‎‎Ponsel Terdeteksi di Tangan OTK

‎Dari hasil pelacakan, korban menuturkan ponselnya sempat terdeteksi dibawa oleh OTK yang berada di Halte Rasuna Said.

‎Tak lama kemudian, lokasi ponsel itu bergerak ke arah selatan menuju kawasan Mampang.

‎Pergerakan terus berlanjut hingga terpantau berpindah jalur di sekitar perempatan Kuningan, lalu bergerak ke arah barat dan sempat mengarah ke kawasan GBK.

‎korban menduga pelaku berpindah ke bus lain, kemungkinan koridor 9C.

‎‎”Sempat berhenti sebentar di pinggir jalan dekat GBK, habis itu langsung hilang, offline,” terangnya.

‎Menyikapi hal tersebut, korban telah mengaktifkan fitur Lost Mode dan mencantumkan nomor yang bisa dihubungi, namun hingga kini ponsel tersebut belum kembali aktif.

‎Korban Berharap Ada CCTV

‎Atas insiden pencopetan ini, korban kini mengaku mulai pasrah.

‎“Sudah di tahap ikhlas, mau gimana lagi. HP-nya juga sudah mati,” bebernya.

‎Di sisi lain, korban diketahui tengah berupaya untuk menghubungi pihak TransJakarta ihwal insiden tersebut.

‎‎”Sekarang aku lagi berusaha menghubungi ke pihak TransJakarta, siapa tahu ada CCTV atau bagaimana,” tandasnya.

‎Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak korban maupun otoritas terkait ihwal insiden pencopetan di dalam bus TransJakarta tersebut.

‎Terlepas dari hal itu, publik diimbau tetap waspada saat berada di transportasi umum, terutama saat berada di jam sibuk.

‎Salah satunya, dengan cara menyimpan barang berharga di tempat aman dan mudah diawasi.

‎Sampai dengan Kamis, 16 April 2026, pukul 08.00 WIB, postingan tersebut telah disukai oleh 4,001 ribu pengguna Instagram. (Bill)

Berita Terkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam
BP Batam Dukung Upaya Dewan Pers Wujudkan Tata Kelola Jurnalisme Profesional dan Patuh Terhadap Kode Etik Jurnalistik
Ketum DPP PJS Mahmud Marhaba Perkuat Konsolidasi Nasional Menuju Verifikasi Dewan Pers
Soal Polemik Ijazah Gibran, Andi Azwan Minta Masyarakat Menunggu Penjelasan Terbuka
Bukan Sekadar Militan Politik, Ini Sisi Lain Andi Azwan
DPRD Inhil Setujui Perubahan APBD 2026, Pemkab Sampaikan Pendapat Akhir Bupati
Ayo, Main Kita!

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:47 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:41 WIB

BP Batam Dukung Upaya Dewan Pers Wujudkan Tata Kelola Jurnalisme Profesional dan Patuh Terhadap Kode Etik Jurnalistik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Ketum DPP PJS Mahmud Marhaba Perkuat Konsolidasi Nasional Menuju Verifikasi Dewan Pers

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Soal Polemik Ijazah Gibran, Andi Azwan Minta Masyarakat Menunggu Penjelasan Terbuka

Berita Terbaru