Analisis Data dan Upaya Penurunan Stunting

Kamis, 3 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Analisis Data dan Upaya Penurunan Stunting

lancangkuningnews.com. Inhil – Stunting masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, berpotensi mengganggu perkembangan fisik dan kognitif anak.

Masalah ini diakibatkan oleh kekurangan gizi kronis, yang mulai terjadi sejak kehamilan hingga usia dua tahun, yang dikenal sebagai 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Stunting dapat menghambat perkembangan otak, yang berdampak negatif pada kinerja jangka panjang anak.

Pemerintah dan masyarakat perlu memberi perhatian lebih pada periode kritis 1.000 HPK ini, mengingat dampaknya terhadap pertumbuhan fisik, kecerdasan, dan produktivitas di masa depan. 

Tindakan pencegahan yang efektif harus dilakukan pada fase ini, melibatkan kerjasama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Pada tahun 2021, Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir telah melaksanakan rembuk stunting dan menetapkan lokasi fokus (lokus) di 40 desa/kelurahan untuk penanganan masalah ini. Kegiatan ini akan berlanjut hingga tahun 2024.

Dari data yang diperoleh, terdapat penurunan persentase balita stunting di Kecamatan Keritang, dari 0,7% pada tahun 2022 dan 2023 menjadi 0,2% pada tahun 2024. Namun, ada satu desa, yaitu Desa Nusantara Jaya, yang mengalami peningkatan kasus stunting, dari 0 kasus pada tahun 2022 menjadi 2 kasus pada tahun 2024. Meskipun sebagian besar desa menunjukkan penurunan, upaya penanggulangan masih perlu ditingkatkan.

Berbagai langkah telah diambil di Kecamatan Keritang untuk menurunkan angka stunting, termasuk:

    1.    Sosialisasi ASI eksklusif di kelas Ibu Hamil.
    2.    Kegiatan kelas ibu balita.
    3.    Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) untuk ibu hamil.
    4.    Kunjungan rumah untuk memantau gizi balita dan sanitasi.
    5.    Pemberian vitamin A dan obat cacing pada balita.
    6.    Kelas edukasi ibu balita (KERUDUNG ASIK).
    7.    Sosialisasi pemberian makanan tambahan pada balita.
    8.    Kelas Edukasi Ibu Balita “MARI PERGI STUNTING.

Namun, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Faktor lingkungan, seperti sulitnya akses air bersih dan sanitasi, juga berkontribusi terhadap masalah ini. Selain itu, tingkat pemberian ASI eksklusif yang rendah dan adanya pernikahan dini perlu ditangani untuk meningkatkan kesehatan reproduksi dan mencegah stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Indragiri Hilir, Rahmi Indrasuri, SKM, MKLmengharapkan dukungan dari berbagai sektor untuk menangani dan mencegah bertambahnya kasus balita stunting. Kerjasama dan partisipasi aktif dari pemerintah desa/kelurahan sangat penting untuk mewujudkan upaya pencegahan dan penanggulangan stunting yang terintegrasi. Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan Indonesia dapat mengatasi masalah stunting dan memastikan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. (adv)

Berita Terkait

Jaga Fasilitas Publik, Cegah Risiko dan Lindungi Keselamatan Bersama
Pemko Batam dan Wajib Pajak Bersinergi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan
Komisi IV DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Bahas Dugaan Ketidaksesuaian Administrasi KB Yayasan Djuwita Prakarsa
Komisi VI DPR RI Apresiasi Kinerja BP Batam: Dukung Penguatan Anggaran dan Percepatan Program Investasi Tahun 2027
Wakil Ketua I Dprd Batam Hadiri Upacara Bendera 17 Hari Bulan Tingkat Kota Batam
Ketua DPRD Batam Terima Aspirasi Mahasiswa, Siap Teruskan Tuntutan ke Pemerintah Pusat
Firmansyah Apresiasi Layanan Rahn BRK Syariah, Perkuat Akses Pembiayaan Masyarakat Batam
Batam Tegas Berantas Komplotan Rayap Besi Perusak Fasilitas Publik

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:44 WIB

Jaga Fasilitas Publik, Cegah Risiko dan Lindungi Keselamatan Bersama

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:28 WIB

Pemko Batam dan Wajib Pajak Bersinergi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:17 WIB

Komisi IV DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Bahas Dugaan Ketidaksesuaian Administrasi KB Yayasan Djuwita Prakarsa

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:42 WIB

Komisi VI DPR RI Apresiasi Kinerja BP Batam: Dukung Penguatan Anggaran dan Percepatan Program Investasi Tahun 2027

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Wakil Ketua I Dprd Batam Hadiri Upacara Bendera 17 Hari Bulan Tingkat Kota Batam

Berita Terbaru

Jaga Fasilitas Publik, Cegah Risiko dan Lindungi Keselamatan Bersama (dok/photo)

Pilihan Editor

Jaga Fasilitas Publik, Cegah Risiko dan Lindungi Keselamatan Bersama

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:44 WIB

error: Content is protected !!