Batam – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menerima penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026 dari tvOne, Senin (26/10/2026) malam. Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi dan upaya BP Batam dalam mendorong keberlanjutan pembangunan, optimalisasi investasi, pertumbuhan ekonomi, serta penguatan infrastruktur di Kota Batam.
Amsakar menerima penghargaan kategori Innovation for Program Sustainability: Optimalisasi Investasi, Ekonomi dan Infrastruktur. Penganugerahan ini berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Bakti BP Batam ke-55.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas berbagai program yang dijalankan BP Batam untuk meningkatkan daya saing kawasan, memperkuat iklim investasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mendorong kesejahteraan masyarakat.
Malam anugerah itu turut dihadiri Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Purwadi Arianto, Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, serta Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.
Amsakar menyampaikan apresiasi kepada tvOne atas penghargaan yang diberikan. Ia mengatakan, capaian tersebut menjadi motivasi bagi BP Batam untuk terus memperkuat pembangunan yang berkelanjutan dengan tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat.
“Atas nama Badan Pengusahaan Batam, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada tvOne atas penghargaan yang diberikan kepada BP Batam,” ujar Amsakar.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi. Pembangunan juga harus mampu menghadirkan infrastruktur yang memadai, menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Salah satu indikator yang disorot adalah kinerja ekonomi Batam pada semester I 2026. Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat sebesar 7,28 persen. Sementara itu, realisasi investasi berdasarkan metode bottom-up mencapai Rp38,97 triliun, meningkat 62,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sektor infrastruktur, BP Batam mengakselerasi 74 pengembangan infrastruktur serta melakukan pemeliharaan di 182 titik yang tersebar di sembilan kecamatan. Pekerjaan tersebut meliputi perbaikan jalan, normalisasi saluran, hingga penanganan genangan.
Berbagai upaya tersebut ditujukan untuk memperkuat infrastruktur perkotaan, mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat.
BP Batam juga mengembangkan inovasi digital melalui Digital Dashboard Investasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelaku usaha. Platform yang dapat diakses melalui investinbatam.bpbatam.go.id itu memungkinkan pelaku usaha menyampaikan kendala, memantau tindak lanjut, dan memperoleh respons secara real time.
Inovasi tersebut diharapkan meningkatkan responsivitas pelayanan sekaligus menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif.
Pada sektor logistik, Batam juga mencatat perkembangan konektivitas pelabuhan. Berdasarkan data UN Trade and Development (UNCTAD), Batam menempati peringkat keenam dalam daftar 10 pelabuhan dengan pertumbuhan konektivitas tertinggi di dunia.
Penguatan infrastruktur logistik turut dilakukan melalui pengembangan Terminal Batu Ampar. Dengan dukungan lima unit ship-to-shore (STS) crane, pelabuhan tersebut dipersiapkan untuk memperkuat posisi Batam dalam jaringan logistik regional maupun internasional.
Konektivitas pelabuhan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan efisiensi arus barang, memperkuat daya saing industri, dan menarik investasi.
Selain ekonomi dan infrastruktur, BP Batam juga menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai bagian dari agenda keberlanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang serta dukungan alokasi lahan strategis untuk sekolah vokasi.
Kedua program itu diarahkan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Batam.
Amsakar menilai, penghargaan yang diterima bertepatan dengan Hari Bakti BP Batam ke-55 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pembangunan daerah.
“Lima puluh lima tahun membangun Batam menjadi pijakan untuk terus memperkuat sinergi, inovasi, dan kolaborasi bersama pemerintah, dunia usaha, investor, serta masyarakat,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tvOne dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Batam.
Ke depan, tantangan pembangunan Batam tidak hanya berkaitan dengan upaya menjaga pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan investasi. Pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan sumber daya manusia juga perlu diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Momentum Hari Bakti BP Batam ke-55 diharapkan menjadi dorongan untuk terus memperkuat inovasi, meningkatkan daya saing investasi, dan menjaga keberlanjutan pembangunan Batam.















