BATAM – PT PLN Batam menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan pasokan listrik atau blackout yang melanda sejumlah wilayah Kota Batam pada Senin (12/10/2026) pagi. Gangguan yang mulai terjadi pukul 06.37 WIB itu menyebabkan pasokan listrik terganggu dan berdampak pada aktivitas masyarakat.
Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Rudi Antono, mengatakan berdasarkan temuan awal, gangguan diduga dipicu oleh hewan liar yang memasuki area gardu induk. Meski demikian, penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam proses investigasi lebih lanjut.
PLN Batam menyatakan penyelidikan terus dilakukan untuk memastikan sumber gangguan sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan keandalan sistem kelistrikan.
Di tengah upaya pemulihan, PLN Batam menghadapi keterbatasan pasokan daya. Hingga perkembangan terakhir yang disampaikan perusahaan, kemampuan pasokan listrik baru mencapai 550 megawatt (MW), sedangkan kebutuhan pelanggan mencapai 590 MW.
Kondisi tersebut menimbulkan defisit daya sebesar 40 MW. Untuk menjaga keseimbangan sistem kelistrikan, PLN Batam terpaksa menerapkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah.
PLN Batam menyatakan terus mengerahkan upaya pemulihan secara bertahap agar pasokan listrik dapat kembali normal. Perusahaan juga berkomitmen mempercepat penanganan gangguan dan memastikan kebutuhan listrik pelanggan kembali terpenuhi.
Selain pemulihan pasokan, PLN Batam memastikan hak pelanggan yang terdampak, termasuk kompensasi, akan dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Gangguan listrik berskala luas menjadi perhatian masyarakat karena berdampak terhadap aktivitas rumah tangga, pelayanan publik, hingga kegiatan usaha. Karena itu, transparansi mengenai penyebab blackout, perkembangan pemulihan, serta langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang menjadi hal penting yang dinantikan pelanggan.
PLN Batam akan terus berupaya menuntaskan investigasi dan menyampaikan hasil evaluasi secara terbuka sebagai bagian dari upaya meningkatkan keandalan layanan kelistrikan di Kota Batam.















