Program Prioritas Amsakar-Li Claudia: Pembangunan Jalan Lingkar, Perkuat Konektivitas Utara hingga Selatan Batam

Kamis, 20 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 639

Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyiapkan pembangunan jalan lingkar sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan kota. Program tersebut menjadi bagian dari arah pembangunan infrastruktur dalam pemerintahan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra.

Amsakar mengatakan, pembangunan jalan lingkar diperlukan untuk memperkuat jaringan jalan dan membuka konektivitas baru di sejumlah kawasan. Infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi dan pengembangan kawasan.

“Kita ingin pembangunan jalan tidak hanya berorientasi pada membuka akses, tetapi juga membangun konektivitas antarkawasan. Jalan lingkar ini menjadi bagian dari upaya kita menyiapkan infrastruktur Batam untuk kebutuhan masyarakat dan perkembangan kota ke depan,” kata Amsakar.

 

Rencana pembangunan jalan lingkar Batam terbagi menjadi tiga bagian, yakni Lingkar Selatan, Lingkar Utara, dan Lingkar Tengah. Pemko Batam melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam mencantumkan ketiga koridor tersebut sebagai bagian dari rencana pembangunan jalan lingkar.

Untuk Lingkar Selatan, rencana trase memiliki total panjang 10,075 kilometer dengan estimasi anggaran sekitar Rp183,32 miliar. Jalurnya antara lain mencakup Simpang Sei Pancur–Simpang Kampung Bagan–Waduk Duriangkang, Jalan Waduk Duriangkang sisi laut, jembatan Waduk Duriangkang sisi laut, hingga Waduk Duriangkang–Simpang Bumi Perkemahan.

Sementara itu, Lingkar Utara direncanakan sepanjang 14,508 kilometer dengan estimasi anggaran sekitar Rp260,42 miliar. Rute tersebut mencakup sejumlah titik mulai dari Simpang Golden Prawn, kawasan Bundaran Ocarina, Gedung Sumatera, Central Boulevard, Botania Garden, hingga kawasan Simpang Kaveling Sambau.

Adapun Lingkar Tengah memiliki rencana panjang 18,558 kilometer dengan estimasi anggaran sekitar Rp355,76 miliar. Trasenya antara lain menghubungkan kawasan Simpang Kantor Lurah Kibing, Jalan Diponegoro, Tiban Housing, Tiban Indah, hingga kawasan Tanjung Uma dan Pondok Pelangi.

Jika seluruh rencana tersebut digabungkan, panjang trase Lingkar Selatan, Utara, dan Tengah mencapai sekitar 43,14 kilometer.

Amsakar menegaskan, pembangunan jalan lingkar akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan perencanaan, anggaran, serta pembagian kewenangan antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam.

“Pembangunan ini membutuhkan perencanaan dan kolaborasi. Karena itu, kita akan melaksanakannya secara bertahap sesuai kemampuan dan prioritas. Yang terpenting, arah pembangunannya jelas dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Dalam rencana pelaksanaan yang disusun DBMSDA Batam, pembangunan jalan lingkar ditargetkan mencapai 3,5 kilometer pada 2026 dan 4,767 kilometer pada 2027.

Menurut Amsakar, pembangunan konektivitas merupakan bagian penting dari pembangunan Batam ke depan. Infrastruktur jalan yang semakin terhubung akan memperpendek waktu tempuh, membuka akses kawasan, serta mendukung pergerakan orang dan barang.

“Batam terus berkembang. Infrastruktur harus mengikuti perkembangan itu. Kita ingin konektivitas semakin baik sehingga masyarakat lebih mudah bergerak dan kegiatan ekonomi dapat tumbuh di berbagai kawasan,” katanya.

Program jalan lingkar tersebut sekaligus memperkuat komitmen Amsakar-Li Claudia dalam membangun infrastruktur yang terintegrasi. Pemerintah tidak hanya berfokus pada pembangunan jalan di kawasan pusat kota, tetapi juga menyiapkan jaringan yang menghubungkan berbagai wilayah Batam secara lebih luas.

Dengan pembangunan secara bertahap, jalan lingkar diharapkan menjadi salah satu fondasi penting bagi pengembangan Batam sebagai kota industri, perdagangan, jasa, dan investasi

Berita Terkait

BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam
Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari
Ahmad Arifin Raih Doktor, Bawa Gagasan Upah Berkeadilan
Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid, General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton dan Penumpang Capai 7,5 Juta Orang
BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik
RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesia Excellent Hospital
BP Batam Resmi Buka Kembali Jalan Gajah Mada Lebih Cepat dari Target
BP Batam dan UIB Jalin Kerja Sama Penyelenggaraan Rumah Sakit Pendidikan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:42 WIB

BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Ahmad Arifin Raih Doktor, Bawa Gagasan Upah Berkeadilan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid, General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton dan Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:45 WIB

BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terbaru

Batam

Ahmad Arifin Raih Doktor, Bawa Gagasan Upah Berkeadilan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 07:57 WIB