Pemkab Anambas Sampaikan Rancangan Perubahan APBD TA – 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD

Senin, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Aneng Sampaikan Rancangan APBDP 2026 melalui Rapat Paripurna DPRD Anambas (dok/photo)

Bupati Aneng Sampaikan Rancangan APBDP 2026 melalui Rapat Paripurna DPRD Anambas (dok/photo)

Views: 717

Tarempa,  – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, secara resmi menyampaikan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD yang berlangsung di Aula Lantai 1 Kantor DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Senin (14/9).

Penyusunan Perubahan APBD TA 2026 ini dilakukan berlandaskan prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas, efisiensi, dan tata kelola yang bertanggung jawab. Langkah ini bukan sebatas penyesuaian postur angka, melainkan bentuk penyesuaian kebijakan fiskal strategis agar anggaran daerah tetap relevan menjawab kebutuhan masyarakat serta mengakselerasi pembangunan daerah.

Pada Perubahan APBD 2026, Pemkab Anambas mengusung tema: “Peningkatan Kualitas Pelayanan Dasar dan Daya Saing Daerah Melalui Pengembangan Pariwisata dan Perikanan Berbasis Potensi Lokal serta Pengembangan Sumber Daya Manusia yang Inovatif”.

Dalam pidatonya, Bupati Aneng menyoroti struktur fiskal daerah yang masih sangat bergantung pada pendapatan transfer Pemerintah Pusat dengan porsi mencapai lebih dari 90% dari total pendapatan daerah. Kondisi tersebut membuat ketahanan fiskal Anambas cukup rentan terhadap penyesuaian kebijakan pusat, seperti pengurangan alokasi transfer, Dana Desa, maupun bagi hasil.

Rancangan Perubahan APBD TA 2026 diproyeksikan mengalami penurunan sebesar Rp103,87 miliar (12%) dari APBD Induk 2026, sehingga total anggaran menjadi Rp736,37 miliar.

Faktor Penyebab Penyesuaian Anggaran:

* Pendapatan Asli Daerah (PAD): Turun 19% menjadi Rp43,09 miliar, dipengaruhi penurunan Pajak Daerah sebesar Rp20,92 miliar dan Retribusi Daerah yang berkurang 82% akibat peralihan pengelolaan retribusi pelayanan kesehatan menjadi pendapatan BLUD.

* Pendapatan Transfer: Turun 7% menjadi Rp688,79 miliar. Transfer dari Pemerintah Pusat terkoreksi turun 8%, sementara transfer antar-daerah mengalami kenaikan tipis 0,1%.

* Penerimaan Pembiayaan: Turun 91% menjadi Rp4,33 miliar menyusul penurunan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar 92% berdasarkan hasil pemeriksaan BPK-RI atas LKPD Tahun 2025.

* Faktor Lain: Adanya penyesuaian terhadap kurang bayar bagi hasil hingga tahun 2024.

Menanggapi tantangan keterbatasan anggaran ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mengambil langkah proaktif dengan membentuk Tim Akselerasi Optimalisasi PAD di bawah koordinasi Sekretaris Daerah. Selain itu, Pemkab terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat guna mengamankan dukungan pembiayaan APBN bagi pembangunan infrastruktur strategis di wilayah Anambas. (Slv)

Berita Terkait

BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam
Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari
Ahmad Arifin Raih Doktor, Bawa Gagasan Upah Berkeadilan
Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid, General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton dan Penumpang Capai 7,5 Juta Orang
BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik
RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesia Excellent Hospital
BP Batam Resmi Buka Kembali Jalan Gajah Mada Lebih Cepat dari Target
BP Batam dan UIB Jalin Kerja Sama Penyelenggaraan Rumah Sakit Pendidikan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:42 WIB

BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Ahmad Arifin Raih Doktor, Bawa Gagasan Upah Berkeadilan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid, General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton dan Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:45 WIB

BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terbaru

Batam

Ahmad Arifin Raih Doktor, Bawa Gagasan Upah Berkeadilan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 07:57 WIB