KARIMUN – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Karimun menggelar kegiatan Silaturahmi Kebangsaan dan Dialog Kerukunan Umat Beragama bertema “Komitmen Bersama Menjaga Kerukunan, Menolak Intoleransi, dan Mewujudkan Kondusivitas Karimun yang Harmonis” di Ballroom Hotel Maximilian Karimun, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang dialog yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta membangun komitmen bersama dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Karimun.
Sejumlah tokoh hadir sebagai narasumber dalam dialog tersebut, di antaranya perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Karimun Drs. H.M. Rasyid Nur, MM, Ketua MUI Kabupaten Karimun Drs. H. Afrizal, perwakilan Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Karimun Zulkhainen, SH, MH, serta Founder IniKarimun Alnovyan Harmindo Alba.
Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Karimun, Salman Al Farisi, ST, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.
“Dialog ini menghadirkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum hingga organisasi kepemudaan. Tujuannya untuk mempererat silaturahmi, memperkuat komunikasi, serta membangun pemahaman bersama antar elemen masyarakat,” ujarnya.
Menurut Salman, kondisi daerah yang aman dan kondusif merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan serta pertumbuhan ekonomi. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus berperan aktif menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan.
“Dengan terjaganya stabilitas daerah, Kabupaten Karimun akan semakin menarik bagi investor untuk menanamkan modalnya. Investasi yang masuk tentu akan berdampak positif terhadap pembangunan daerah dan membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani, S.I.K., M.Si. Menurutnya, dialog kebangsaan dan kerukunan umat beragama merupakan bagian penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.
“Kami dari Polres Karimun mendukung penuh kegiatan ini. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah. Keamanan dan kenyamanan merupakan modal utama untuk meningkatkan kepercayaan investor dalam berusaha dan berinvestasi di Kabupaten Karimun,” ujarnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dengan selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarluaskannya.
“Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas fakta dan validitasnya. Mari bersama-sama menjaga persatuan, menghindari penyebaran hoaks, serta menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif demi kemajuan Kabupaten Karimun,” tegasnya.
Sementara itu, mewakili Pemerintah Kabupaten Karimun, Faisal menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung setiap upaya yang bertujuan menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas daerah.
“Situasi yang aman dan nyaman merupakan faktor penting dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kepercayaan para investor untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Karimun. Karena itu, seluruh elemen masyarakat perlu terus memperkuat kebersamaan dan menjaga persatuan demi kemajuan daerah,” katanya.
Ketua MUI Kabupaten Karimun, Drs. H. Afrizal, juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan kondusivitas daerah secara berkelanjutan.
“Kondusivitas, keamanan, dan kerukunan tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang terjadi dengan sendirinya. Semua itu harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat. Pesan ini penting untuk terus disampaikan, terutama kepada generasi muda agar mereka ikut berperan aktif menjaga persatuan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar program-program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Pemuda Muhammadiyah Karimun berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat keamanan, organisasi kepemudaan, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Karimun yang harmonis, aman, maju, dan sejahtera.
Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh peserta dialog yang terdiri dari unsur pemerintah, Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, serta tokoh lintas agama menandatangani deklarasi sikap bersama untuk menjaga kerukunan, menolak intoleransi, dan mendukung terciptanya kondusivitas di Kabupaten Karimun.















