Momen Tak Biasa saat Panen, Viral Petani Jemur Gabah di Jalan Bypass Mamminasata Maros Sulsel

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 697

Sulawesi selatan,lancangkuningnews.com – Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @abdulgf.agc, terlihat terpal dibentangkan di pinggir jalan untuk menjemur gabah hasil panen petani.

“Lampu merah, zebra cross, eh ada yang jemur padi,” tulisnya dalam keterangan video, dikutip pada Selasa, 14 April 2026.

Pakai Badan Jalan untuk Menjemur Gabah video viral yang kini sudah diputar lebih dari 100 ribu kali penayangan itu memperlihatkan gabah yang dijemur hingga hampir separuh badan jalan.

“Fasilitas umum rasa halaman rumah sendiri,” ujar pengunggah video.

‎“Maksud saya, lihat, bisa-bisanya ada di lampu merah jemur padi. Luar biasa, Astaghfirullah,” imbuhnya.

Video yang diambil tepatnya saat berhenti di traffic light bypass Mamminasata dan tak terlihat petani di dekatnya.

Menuai Pro dan Kontra di Tengah Warganet

Beragam komentar ditinggalkan oleh warganet dalam unggahan video viral tersebut.

‎Beberapa warganet beranggapan bahwa kemungkinan lokasi tersebut adalah tempat petani menjemur gabah sebelum berubah menjadi jalan.

‎“Kak, maklumi itu buat isi perut mereka. Kasihan mereka,” tulis akun @abe***********t

‎“Emang sengaja supaya dilindas mobil, jadi nggak usah digiling lagi,” tulis akun @sur********0

‎Selain itu, warganet juga menyoroti pentingnya ada sosialisasi agar masyarakat tidak lagi menjemur gabah di jalan raya.

‎Pasalnya, sosialisasi yang dilakukan dengan pendekatan yang benar dianggap bisa mengurangi potensi timbul kesalahpahaman dari berbagai pihak.

‎“Aktivitas menanam padi masyarakat di daerah situ sudah dilakukan turun temurun, yang perlu dilakukan adalah pendekatan persuasif dan edukasi ke masyarakat,” tulis akun @ahm******n

‎“Tidak semua pelanggaran muncul karena niat jahat, bisa jadi karena ketidaktahuan dan ketidakpahaman saja,” lanjutnya.

‎Namun, sebagian juga beranggapan bahwa tindakan tersebut membahayakan pengguna jalan.

“Stop normalisasi hal salah,” tulis akun @rav*******7

‎“Penggunaan fasilitas umum itu harus mengedepankan kepentingan umum, kalau sampai merugikan kepentingan umum maka itu tidak dibenarkan. Beda cerita kalau jemur padi di lahan milik pribadi,” tulis akun @gen****7 (Bill)

Berita Terkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari
Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam
Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026
Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan
Keluarga Besar PJS Sambut Hari Bakti BP Ke 55
Sekda Sahtiar Tutup Pertandingan Gasing Antar Desa, Lestarikan Budaya Melayu di Anambas
Sekda Sahtiar Tutup Neknang Cup II 2026, Dorong Sepak Takraw Anambas Terus Berkembang

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:47 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan

Berita Terbaru