LANCANGKUNINGNEWS.COM.Batam 7/5/2022 – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam Aero Technic (BAT) sudah menampakkan progres yang menggembirakan. Ditarget bisa mempekerjakan sekitar 10 ribu tenaga kerja, saat ini KEK yang terletak di kawasan Bandara Hang Nadim itu sudah memiliki 3.000 tenaga kerja.
Akhir April lalu, kawasan khusus ini ditinjau oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Ketua Dewan Kawasan Batam ini datang bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang dan Menteri Bappenas Suharso Monoarfa.
Menurut Airlangga, KEK yang dikembangkan untuk kegiatan industri berbasis MRO (Maintenance, Repair, Overhaul) ini mulai menunjukkan progress menggembirakan sejak ditetapkan sebagai KEK pada tahun 2021.
“Kapasitas maintenance meningkat, jumlah tenaga kerja menjadi 3.000, 1.500 engineer sisanya mekanik. Progres yang bagus, saat ini sudah bisa menangani 44 pesawat di waktu yang bersamaan,” katanya.
KEK BAT memiliki luas 30 ha, dengan target investasi sebesar Rp 7,2 triliun dan target penciptaan lapangan pekerjaan untuk 9.976 tenaga kerja.
Kepala BP Batam-Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR) yang mendampingi Airlangga menyampaikan ucapan terima kasih atas atensi yang diberikan pemerintah pusat khususnya Menko Perekonomian.
Ia berharap, Menko dapat secara langsung melihat perubahan dan progress pembangunan Batam, serta memberikan evaluasi terhadap apa yang telah dilaksanakan BP Batam dan Pemerintah Kota Batam.
“Pak Menteri datang, banyak yang dikunjungi. Kami tentu berharap, beliau dapat mengecek apa yang kami bangun, atas perintah beliau. Perintah beliau, kami laksanakan sesegera mungkin, kami minta masukan juga tentunya atas apa yang telah kami bangun.” katanya.
Lebih lanjut, HMR mengatakan Batam merupakan salah satu kawasan andalan Indonesia yang memiliki visi sebagai sebagai Hub Logistik Internasional untuk mendukung pengembangan industri, perdagangan, maritim, dan pariwisata yang terpadu dan berdaya saing. (BD)















