Audit Kemitraan: PT Timah Evaluasi Total Pola Penambangan Usai Arahan ESDM

Senin, 13 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 685

LANCANGKUNINGNEWS.COM – ​PANGKALPINANG – PT Timah Tbk berencana melakukan kajian ulang menyeluruh terhadap pola kemitraan penambangan yang selama ini dijalankan. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut upaya perbaikan tata kelola perusahaan dan arahan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

 

​Evaluasi ini muncul setelah adanya diskusi dengan Kementerian ESDM menyusul kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada awal Oktober lalu.

 

​Direktur Pengembangan Usaha PT Timah Tbk, Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara, menyampaikan hal ini dalam pertemuan bersama mitra usaha penambangan darat dan Ponton Isap Produksi (PIP) yang digelar pekan lalu di Ruang Rapat Utama PT Timah Tbk.

 

​“Berdasarkan hasil pembahasan bersama Kementerian ESDM, disarankan agar PT Timah melakukan evaluasi terhadap sistem kemitraan yang selama ini berjalan,” jelas Suhendra. Ia menambahkan, evaluasi ini bertujuan untuk memastikan apakah pola kemitraan yang ada sudah sesuai dengan ketentuan dan harapan perusahaan, atau perlu dilakukan penyempurnaan.

 

​Transparansi dan Opsi Kemitraan Baru
​Menindaklanjuti arahan tersebut, PT Timah akan mengkaji model kemitraan yang sudah berjalan serta potensi penerapan pola baru yang lebih selaras dengan kebijakan pemerintah dan kondisi lapangan terkini.

 

​Suhendra menegaskan bahwa proses kajian ini akan dilakukan secara terbuka dan transparan. “Ada skema yang dibahas dan opsi yang diberikan. Kami kaji terlebih dahulu opsinya,” ujarnya.

 

​Opsi yang sedang dipertimbangkan meliputi:

​Melanjutkan pola kemitraan yang ada, ​Menghentikan kemitraan sama sekali, ​Mengembangkan pola kemitraan baru yang lebih ideal.

 

​”Kami ingin semua pihak memahami bahwa proses ini dilakukan secara terbuka, transparan,” kata Suhendra, seraya mengajak para mitra usaha PT Timah untuk mendukung langkah perbaikan ini.

 

​Menurutnya, evaluasi ini tak hanya berfokus pada model kerja sama, tetapi juga bertujuan memastikan seluruh kegiatan penambangan memenuhi aturan yang berlaku dan sesuai kebijakan nasional. Hasil kajian ini akan menentukan apakah perusahaan tetap menggunakan pola kemitraan yang ada, menyesuaikan model kerja sama, atau menata ulang mekanismenya.

 

​”Dari semua opsi nanti tentu akan dipilih satu opsi terbaik… Semua akan dilakukan berdasarkan hasil kajian untuk juga kita sampaikan ke stakeholder,” pungkasnya

Berita Terkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari
Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam
Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026
Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan
Keluarga Besar PJS Sambut Hari Bakti BP Ke 55
Sekda Sahtiar Tutup Pertandingan Gasing Antar Desa, Lestarikan Budaya Melayu di Anambas
Sekda Sahtiar Tutup Neknang Cup II 2026, Dorong Sepak Takraw Anambas Terus Berkembang

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:47 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan

Berita Terbaru