Proyek Pelabuhan Roro di Kuala Maras Dikeluhkan Warga, Terkesan Asal-asalan

Rabu, 6 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 603

Anambas, Lancangkuningnews.com – Sejumlah warga Kuala Maras, Kecamatan Jemaja Timur, menyampaikan kekecewaannya terhadap pengerjaan proyek Pelabuhan Roro yang dinilai tidak sesuai harapan.

Fendi, mewakili pemuda desa dan juga sebagai fungsi kontrol sosial masyarakat mengungkapkan bahwa proyek bernilai miliaran rupiah itu diduga dikerjakan secara asal-asalan dan jauh dari standar kualitas yang semestinya.

Di lokasi proyek, Rabu (6/8/2025) sore, Fendi menunjukkan kondisi yang menurutnya sangat memprihatinkan. Ia menemukan adanya lubang cukup dalam di area pangkal pelabuhan yang berpotensi membahayakan kendaraan yang melintasi area tersebut.

Lihat saja, itu ada lubang yang terlihat jauh ke dalam. Proyeknya saja belum rampung, tapi sudah ada tanda-tanda kerusakan. Lucu sekaligus miris,” ujarnya dengan nada kesal.

Fendi mengungkapkan bahwa temuan ini bermula dari laporan seorang warga yang melihat adanya kerusakan mencolok di lokasi proyek. Saat ditinjau langsung, tampak bahwa bagian pondasi yang baru dibangun terlihat kosong setelah dibobok—indikasi adanya masalah dalam konstruksi.

Ia juga menyayangkan lemahnya pengawasan dari pihak konsultan pengawas, yang seharusnya bertanggung jawab memastikan kualitas pekerjaan. Menurutnya, pengawasan yang minim justru membuka celah terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.

Proyek belum diresmikan, tapi kondisinya sudah seperti ini. Harusnya ada pengawasan ketat sejak awal agar tidak merugikan masyarakat,” tambahnya.

Fendi berharap pemerintah daerah, khususnya pihak desa dan kecamatan, lebih aktif mengawasi proyek-proyek besar yang masuk ke wilayah Jemaja Timur. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa pembangunan tidak hanya tampak megah secara fisik, tetapi juga benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Kami minta pemerintah desa dan kecamatan segera turun ke lokasi. Evaluasi harus dilakukan agar proyek ini bisa diperbaiki dan hasilnya benar-benar berkualitas,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak kontraktor maupun konsultan pengawas terkait temuan dan keluhan warga tersebut. (FD)

Berita Terkait

Siapkan Putra-Putri Terbaik, Bupati Anambas Buka Diklat Calon Paskibraka 2026
Nyanyang Haris Pratamura, Jalan Santai Jadi Momen Pererat Silaturahmi dengan Warga Kepri
Amsakar: Sekolah Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak untuk Tumbuh dan Berprestasi
Amsakar Dorong Percepatan Program Prioritas, Minta ASN Batam Lebih Responsif Layani Masyarakat
Bangun Persatuan Lewat Olahraga, Wakil Bupati Anambas Tutup Open Turnamen Sepak Bola HUT Desa Payalaman
Habib Syech Pimpin Kepri Bersalawat 3, Amsakar Apresiasi Antusiasme Masyarakat Batam
Ekonomi Batam Diproyeksikan Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pemko Naikkan Target Pendapatan Daerah
Di Balik Kesibukan Memimpin Batam, Amsakar Dapat Kejutan Hangat di Ulang Tahun ke-58

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Siapkan Putra-Putri Terbaik, Bupati Anambas Buka Diklat Calon Paskibraka 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Nyanyang Haris Pratamura, Jalan Santai Jadi Momen Pererat Silaturahmi dengan Warga Kepri

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:37 WIB

Amsakar: Sekolah Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak untuk Tumbuh dan Berprestasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Amsakar Dorong Percepatan Program Prioritas, Minta ASN Batam Lebih Responsif Layani Masyarakat

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Bangun Persatuan Lewat Olahraga, Wakil Bupati Anambas Tutup Open Turnamen Sepak Bola HUT Desa Payalaman

Berita Terbaru

error: Content is protected !!