Fokus Rakyat, APBD Batam 2025 Dirombak: Prioritas UMKM, Lansia, dan Infrastruktur

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM – Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmennya untuk mengarahkan anggaran daerah secara lebih tajam dan tepat sasaran pada kebutuhan rakyat.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Batam, Rabu (2/7/2025), Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan jawaban resmi atas pandangan seluruh fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.

Amsakar menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan masukan dari DPRD, serta menegaskan bahwa perubahan APBD ini menjadi strategi untuk menjawab tantangan pembangunan prioritas yang menyentuh langsung kepentingan warga.

“Kami menyusun perubahan ini dengan semangat reformasi layanan publik, penguatan sektor ekonomi rakyat, dan percepatan pembangunan infrastruktur,” ujar Amsakar.

Digitalisasi Pajak hingga Perlindungan Sosial,

Di antara fokus utama perubahan APBD ini adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi pemungutan pajak dan retribusi, penambahan personel retribusi sampah, hingga optimalisasi pemanfaatan aset daerah bersama swasta.

Untuk belanja operasi, anggaran naik sebesar 6,61 persen dan akan diarahkan ke kebutuhan langsung masyarakat seperti belanja pegawai CPNS dan PPPK baru, peningkatan layanan kebersihan, sektor kesehatan, hibah, serta bantuan sosial.

Sementara itu, lonjakan belanja modal sebesar 25,70 persen akan digunakan untuk memperkuat fasilitas publik, termasuk pengadaan alat penanganan sampah, pembangunan sarana pendidikan, peningkatan jalan, dan penanganan banjir.

Subsidi dan UMKM Jadi Prioritas

Amsakar juga menggarisbawahi pentingnya program subsidi sembako dan bunga pinjaman UMKM, bantuan untuk lansia dan pekerja rentan, serta peningkatan mutu pendidikan dan layanan kesehatan.

“Pemko sejalan dengan DPRD agar APBD benar-benar pro-rakyat, responsif, dan solutif,” ucapnya.

Pengawasan Diperketat, Efisiensi Diutamakan

Sebagai bagian dari upaya menjaga integritas tata kelola keuangan daerah, Amsakar menyebut akan memperkuat peran Inspektorat Daerah, mendorong evaluasi menyeluruh terhadap BUMD, serta mendorong efisiensi belanja agar tidak membebani APBD.

Ia berharap pembahasan selanjutnya berjalan lancar dan program prioritas segera bisa dirasakan masyarakat.

“Semua masukan DPRD menjadi catatan penting bagi kami. Kami ingin perubahan APBD ini benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat dan dijalankan dengan transparansi dan akuntabilitas tinggi,” tutupnya.

 

 

Berita Terkait

Titiek Soeharto Soroti Keberhasilan Nusakambangan dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
Bupati Aneng Tegaskan Komitmen Taat Aturan, Minta Maaf atas Kelalaian Berkendara Tanpa Helm
Disambut Tepung Tawar, Kapal Patroli Baru Jadi Bukti Perhatian Kapolda Kepri untuk Laut Anambas
Mengawali 1448 Hijriah, Lapas Batam Ajak Warga Binaan Hijrah ke Arah Lebih Baik
Kepemimpinan Dato’ Aneng Berbuah Penghargaan Tokoh Inspiratif Indonesia dari SMSI
Peringati HUT ke-18 Anambas, Bupati Aneng Hadirkan Siraman Rohani untuk Masyarakat
BPJS Kesehatan Perkuat Kemitraan dengan Media melalui Media Gathering Kepri 2026
Bukti Profesionalisme, Ditintelkam Polda Kepri Sukses Raih Nilai IKPA Sempurna
Tag :

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 11:07 WIB

Titiek Soeharto Soroti Keberhasilan Nusakambangan dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 02:48 WIB

Bupati Aneng Tegaskan Komitmen Taat Aturan, Minta Maaf atas Kelalaian Berkendara Tanpa Helm

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:53 WIB

Disambut Tepung Tawar, Kapal Patroli Baru Jadi Bukti Perhatian Kapolda Kepri untuk Laut Anambas

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:57 WIB

Mengawali 1448 Hijriah, Lapas Batam Ajak Warga Binaan Hijrah ke Arah Lebih Baik

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:46 WIB

Kepemimpinan Dato’ Aneng Berbuah Penghargaan Tokoh Inspiratif Indonesia dari SMSI

Berita Terbaru

error: Content is protected !!