
Batam – PT. PLN Batam bersama 23 BUMN bersinergi membangun sistem Reverse Osmosis (RO) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pondok Pesantren Darussalam Al-Gontory, Batam. Program ini mendukung ketersediaan air bersih dan energi listrik yang berkelanjutan bagi pesantren dan masyarakat sekitar.
Peresmian proyek ini dihadiri oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batam, Reza Khadafy, Ketua Tim Pelaksana dari Universitas Jenderal Soedirman, Tamad, serta Pemimpin Pondok Pesantren Darussalam Al-Gontory, Taten Rustandi.
Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Zulhamdi, menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan publik dan mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya di sektor air bersih dan energi terjangkau.
“Pesantren dan komunitas setempat selama ini menghadapi kesulitan mendapatkan pasokan listrik stabil serta air bersih. Dengan sistem RO ini, air laut dapat diolah menjadi air bersih hingga 1.000 liter per jam, serta menghasilkan 300 galon air minum per hari. Sementara PLTS akan menyediakan sumber energi listrik mandiri,” ujar Zulhamdi.
Ia menambahkan bahwa inisiatif ini tidak hanya mendukung kebutuhan dasar, tetapi juga mendorong pemanfaatan energi bersih yang ramah lingkungan.
Pemimpin Pondok Pesantren, Taten Rustandi, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian BUMN dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami sangat bersyukur. Air bersih dan listrik yang stabil kini lebih mudah diakses, memberikan manfaat besar bagi santri dan warga sekitar,” ungkapnya.
PLN Batam dan BUMN berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi lebih banyak komunitas di masa depan. (***)















