
Indragiri Hilir, lancangkuningnews.com, – Genangan air hujan bercampur limbah dari dua perusahaan besar, PT Guntung Idamannusa Musim Mas Group (PT GIN MMG) dan PT Setia Agrindo Lestari (PT SAL), membuat warga Desa Lahang Hulu, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, resah. Banjir yang terjadi akibat campuran air hujan dan limbah ini semakin parah, menghambat aktivitas pertanian warga dan mengancam perekonomian mereka.
“Air hujan itu anugerah dari Allah, tapi sejak ada kedua perusahaan itu, air hujan bercampur limbah meluap dan menyebabkan banjir di desa kami,” ujar salah satu warga, Minggu (22/12/2024).
Warga menyampaikan keluhannya bahwa lahan pertanian mereka tidak lagi produktif. “Tanaman palawija seperti sayur-mayur mati. Bagaimana kami bisa bertahan? Perekonomian kami terganggu. Kami bingung harus mengadu kepada siapa,” tambah warga dengan nada putus asa.
Kepala Desa Tuding Perusahaan Abaikan Masyarakat
Kepala Desa Lahang Hulu, Supeno, juga menyatakan kekecewaannya terhadap kedua perusahaan tersebut. “Sebagai pemerintahan desa, saya sangat kecewa. PT-PT ini mengabaikan masyarakat kami. Jika begini terus, Desa Lahang Hulu sulit berkembang,” ujarnya.
Supeno juga menyoroti infrastruktur desa yang kian rusak akibat banjir. “Jalan poros dari ibu desa ke dusun-dusun sulit dilewati. Jembatan menuju kantor desa juga sudah miring karena derasnya air banjir,” tambahnya.
Respons Perusahaan Ditunggu
Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih berupaya menghubungi pihak Humas PT GIN MMG dan PT SAL untuk mendapatkan tanggapan terkait keluhan warga dan tudingan Kepdes.(Anton)















