Kantor Desa Makmur Jaya Rusak Parah, Camat Akui Anggaran Diprioritas Untuk Infrastruktur

Selasa, 10 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 697

Lancangkuningnews.com, Inhil – Kantor Desa Makmur Jaya, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, menuai keluhan warga. Gedung yang seharusnya menjadi pusat pelayanan masyarakat ini rusak parah hingga terlihat gersang, bahkan mirip “rumah hantu.” Kondisi ini membuat warga resah karena terpaksa mengurus administrasi di tempat seadanya, seperti gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Keluhan ini disampaikan oleh salah satu warga setempat pada Selasa, 3 Desember 2024. “Setiap warga yang ingin mengurus administrasi pasti bingung karena tidak ada kantor desa. Akhirnya, kami terpaksa ke PAUD. Namun, sudah bertahun-tahun kondisi ini dibiarkan tanpa ada perbaikan,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga mempertanyakan ke mana dana desa yang setiap tahun digelontorkan pemerintah. “Anggaran desa yang katanya besar, kok tidak digunakan untuk membangun atau memperbaiki kantor desa? Ini sangat memprihatinkan,” tambahnya.

Ketika awak media mencoba menghubungi Kepala Desa Makmur Jaya, Kahar, melalui telepon, pesan hanya terlihat centang biru tanpa tanggapan. Upaya konfirmasi berulang kali juga tidak membuahkan hasil, menimbulkan dugaan adanya penyalahgunaan dana desa.

Camat, Pembangunan Kantor Desa Tidak Diprioritaskan

Camat Kateman, Junaidi, mengakui bahwa kondisi kantor Desa Makmur Jaya memang sudah rusak parah. Namun, anggaran untuk pembangunannya tidak diprioritaskan. “Dana pembangunan lebih difokuskan pada infrastruktur lainnya. Kalau membangun kantor desa, biayanya bisa mencapai 300 juta rupiah,” ujar Junaidi.

Ia juga menambahkan bahwa dari delapan desa di Kecamatan Kateman, hanya tiga desa yang memiliki kantor layak pakai. Mengenai penggunaan gedung PAUD sebagai kantor desa sementara, Junaidi menjelaskan bahwa kegiatan belajar-mengajar anak-anak PAUD dijadwalkan pada sore hari. Oleh karena itu, gedung tersebut dianggap bisa difungsikan sebagai tempat pelayanan warga di pagi hari.

Perlu Tindakan dari Pemerintah Daerah

Kondisi ini memunculkan pertanyaan tentang transparansi dan prioritas alokasi dana desa. Pihak media berencana melanjutkan konfirmasi ke dinas terkait, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, dan DPRD setempat untuk memastikan solusi atas permasalahan ini.

Bersambung…
Anton

Berita Terkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari
Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam
Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026
Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan
Keluarga Besar PJS Sambut Hari Bakti BP Ke 55
Sekda Sahtiar Tutup Pertandingan Gasing Antar Desa, Lestarikan Budaya Melayu di Anambas
Sekda Sahtiar Tutup Neknang Cup II 2026, Dorong Sepak Takraw Anambas Terus Berkembang

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:47 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan

Berita Terbaru