
lancangkuningnews.com. Karimun – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meresmikan Gedung Balai Pertemuan Darussalam di Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, pada Minggu (24/11/2024). Pembangunan gedung yang menelan anggaran sebesar Rp2,9 miliar ini disambut dengan antusias oleh warga setempat.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, termasuk Nurdin Basirun, tokoh masyarakat Kepri; Ramli, Staf Ahli Bupati Karimun; TS. Arif Fadillah, Asisten I Provinsi Kepri; Mahadi Rahman, Staf Ahli Gubernur Kepri; serta anggota DPRD Kabupaten Karimun Sulistina dan Wiyono. Jajaran TNI-Polri juga turut hadir, di antaranya AKP Binsar Kapolsek Tebing, Lettu Inf L.P. Sihaloho Danramil 04 Tebing, dan Kapten Laut (PM) Sukardi Dandenpomal Lanal TBK.
Dalam sambutannya, Ansar Ahmad menjelaskan bahwa pembangunan gedung ini dilakukan dalam dua tahap, yaitu pada tahun 2023 dengan alokasi Rp1,5 miliar dan tahun 2024 sebesar Rp1,4 miliar. Gedung ini diharapkan menjadi pusat kegiatan masyarakat, baik untuk acara sosial, olahraga, maupun kegiatan edukatif.
“Masyarakat sungguh antusias dan bahagia mendapatkan fasilitas umum ini. Saya berpesan agar gedung ini dirawat dengan baik dan dimanfaatkan secara maksimal. Jika memungkinkan, ke depan setiap kelurahan dapat memiliki fasilitas serupa yang lebih lengkap,” ujar Ansar Ahmad.
Ansar juga menyoroti pentingnya gedung ini sebagai sarana untuk membangun kreativitas masyarakat dan mendukung program pendidikan, terutama bagi generasi muda.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ansar Ahmad, diikuti pengguntingan pita oleh Nurdin Basirun yang didampingi oleh anggota DPRD Sulistina.
Menurut Sulistina, gedung ini dilengkapi dengan fasilitas seperti lapangan badminton dan dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk pesta pernikahan dan hajatan lainnya. “Pengelolaan gedung ini nantinya akan diserahkan kepada pemuda setempat agar dapat dimanfaatkan secara optimal,” jelasnya.
Warga Kelurahan Pamak menyambut gembira hadirnya gedung ini sebagai langkah nyata peningkatan fasilitas publik di wilayah mereka.















